Home / Nasioanal / Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:06 WIB

PPPK Paruh Waktu Tunggu Kepastian THR dan Gaji 13 Tahun 2026

Ribuan PPPK Paruh Waktu Tunggu Kepastian THR dan Gaji 13 Tahun 2026

Ribuan PPPK Paruh Waktu Tunggu Kepastian THR dan Gaji 13 Tahun 2026

Nasional, Aksarabrita.com // Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang mulai bertugas sejak 1 Januari 2026 masih menunggu kepastian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13.

Status mereka sudah masuk dalam kategori Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, pemerintah belum mengatur secara spesifik hak THR dan Gaji ke-13 untuk PPPK paruh waktu hingga pertengahan Februari 2026.

Sementara itu, Idul Fitri 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada 21–22 Maret 2026. Waktu menuju Lebaran semakin dekat.

KepmenPANRB Nomor 16 Tahun 2026 memang menjamin PPPK paruh waktu menerima upah dan fasilitas lain sesuai peraturan perundang-undangan.

Namun, aturan tersebut tidak menyebutkan secara jelas soal THR dan Gaji ke-13. Akibatnya, pemerintah daerah memiliki tafsir berbeda dalam penerapannya.

Hingga kini, pemerintah pusat juga belum menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terbaru tentang THR dan Gaji ke-13 ASN tahun 2026.

Baca Juga :  Indonesia vs Mozambik, Laga Penting FIFA Matchday

Jika merujuk pada PP Nomor 11 Tahun 2024, ASN termasuk PPPK menerima THR dan Gaji ke-13 sesuai masa kerja.

Pasal 9 ayat (14) menyebutkan, PPPK dengan masa kerja kurang dari satu tahun menerima THR secara proporsional.

Sebaliknya, PPPK yang bekerja kurang dari satu bulan sebelum hari raya tidak menerima THR.

Kementerian Keuangan melalui DJPb juga menjelaskan bahwa skema proporsional bertujuan menjaga keadilan bagi ASN yang belum genap satu tahun bekerja.

Rumusnya sederhana:

(Jumlah bulan kerja ÷ 12) x 1 bulan penghasilan

PPPK paruh waktu yang mulai bekerja pada 1 Januari 2026 baru memiliki masa kerja dua bulan saat Lebaran tiba.

Jika menggunakan rumus proporsional, perhitungannya menjadi:

(2 ÷ 12) x 1 bulan gaji

Masalah muncul karena gaji PPPK paruh waktu berbeda di setiap daerah. Besarannya tergantung kemampuan anggaran masing-masing pemerintah daerah.

Baca Juga :  Terinspirasi Film Children of Heaven, Kemendikdasmen Beri Sepatu untuk Anak Korban Banjir

Di Kabupaten Sumedang, misalnya, ada PPPK paruh waktu guru yang menerima gaji sekitar Rp55 ribu per bulan.

Jika dihitung:

(2 ÷ 12) x Rp55.000 = Rp9.166

Nominal tersebut bahkan tidak mencapai Rp10 ribu.

Sampai sekarang, Menteri PANRB, Menteri Keuangan, dan Kepala BKN belum mengumumkan skema resmi THR dan Gaji ke-13 untuk PPPK paruh waktu tahun 2026.

Pemerintah pusat memang mengakui hak tunjangan bagi ASN. Namun, pelaksanaan teknis berada di tangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi.

Artinya, kebijakan bisa berbeda antar daerah.

Banyak PPPK paruh waktu berharap pemerintah segera menerbitkan aturan yang jelas. Kepastian ini penting agar mereka tidak waswas menjelang Ramadan.

Skema proporsional yang transparan dan adil setidaknya dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian mereka sebagai ASN. **

Share :

Baca Juga

Rakornas 2026, Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Senin (2/2/26)

Nasioanal

Rakornas 2026, Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI

Nasioanal

Prabowo Hadiri Pertemuan Multilateral Timur Tengah, Trump Tegaskan Komitmen Akhiri Perang Gaza

Hukum & Kriminal

Setelah DPR, Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro Dijarah Massa
Resmi! Menkeu Purbaya Siapkan Anggaran Gaji PPPK Golongan X

Nasioanal

Kabar Baik: Gaji PPPK Golongan X Tertinggi Rp5,4 Juta
Bonus Dua Kali Lipat Atlet SEA Games Cair, Prabowo Tepati Janji

Kesehatan & Olahraga

Bonus Dua Kali Lipat Atlet SEA Games Cair, Prabowo Tepati Janji
Apa Itu E-Kinerja BKN, Ini Penjelasan Fungsinya!

Nasioanal

Apa Itu E-Kinerja BKN, Ini Penjelasan Fungsinya!
Cara Mengurus Ijazah Hilang atau Rusak Akibat Bencana Sesuai Aturan Terbaru

Nasioanal

Cara Mengurus Ijazah Hilang atau Rusak Akibat Bencana Sesuai Aturan Terbaru

Hukum & Kriminal

Dalam Rutan Ammar Zoni Pimpin Jaringan Narkoba