Home / Nasioanal / Pemerintah / Religi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:48 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Penyelamat Perjuangan Ibu Tunanerta 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memperkenalkan Nur Wahidah, ibu tunanetra. Dok. Kemensos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memperkenalkan Nur Wahidah, ibu tunanetra. Dok. Kemensos

BERITA NASIONAL // Suasana haru menyelimuti Dialog Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 46 Banyuwangi, Jumat (3/10/2025). Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memperkenalkan Nur Wahidah, ibu tunanetra yang berjuang menghidupi empat anaknya dengan penghasilan Rp600 ribu per bulan.

Nur Wahidah, warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, menanggung seluruh kebutuhan anak-anaknya sejak berpisah dengan suaminya. Kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan mantan suaminya membuat Nur kehilangan penglihatan. “Dulunya waktu masih sama ayahnya, sering kena marah,” ungkap Nur hingga membuat Gus Ipul menahan haru.

Nur bekerja sebagai tukang pijat untuk menghidupi keluarganya. Ia hanya memperoleh Rp600 ribu per bulan, tetapi tetap semangat membesarkan anak-anaknya. “Karena anak-anak saya butuh saya. Meskipun saya enggak melihat, saya harus semangat demi anak-anak saya,” ujarnya.

Baca Juga :  Guru PPPK Ditemukan Tewas Terikat di Kamar Kos

Nur merasa bersyukur dengan hadirnya program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo. Program ini membuatnya bisa menyekolahkan anaknya, Mohammad Rehan Meizi (12), tanpa biaya.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Prabowo, karena dengan adanya Sekolah Rakyat ini, saya bisa memasukkan anak saya, biar lebih maju ke depannya,” kata Nur sambil menitikkan air mata.

Rehan menekuni bidang olahraga dan pernah meraih juara II tolak peluru tingkat kecamatan. Gus Ipul memberi semangat agar Rehan betah belajar di Sekolah Rakyat. “Mudah-mudahan betah di sini, ya,” kata Gus Ipul.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga memberi dukungan kepada Nur. Ia meminta Nur terus mendoakan putranya agar berhasil. “Rayhan beruntung bisa mengikuti Sekolah Rakyat. Tapi tetap jangan lupa doakan anaknya karena doa itulah yang paling mujarab menghantarkan anak menjadi orang hebat,” ucap Ipuk.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tundukkan China 1-0 Lewat Gol Penalti Ole Romeny

Gus Ipul menegaskan banyak kisah inspiratif seperti Nur yang lahir dari Sekolah Rakyat. Ia menyebut program ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap anak-anak dari keluarga miskin. “Memang banyak kisah-kisah haru di Sekolah Rakyat yang seperti ini. Mudah-mudahan keharuan ini menjadi penyemangat kita untuk maju bersama,” kata Gus Ipul.

Saat ini, Sekolah Rakyat beroperasi di 100 titik di seluruh Indonesia dan pemerintah menargetkan jumlahnya bertambah menjadi 165 titik pada akhir September. SRT 46 Banyuwangi mulai berjalan pada 30 September 2025 dengan 73 siswa, 19 guru, dan 35 tenaga pendidik.

Share :

Baca Juga

https://www.lintasedukasi.com/pppk/2402293807/aturan-thr-dan-gaji-13-pppk-paruh-waktu-tahun-2026-masih-ngambang-potensi-proporsional

Nasioanal

PP THR 2026 Belum Terbit, PPPK Paruh Waktu Masih Menunggu
Mensos Gus Ipul Pastikan Bansos Tepat Sasaran di Bogor

Nasioanal

Mensos Tegaskan Bansos Presiden Prabowo Tepat Sasaran

Kesehatan & Olahraga

Indra Sjafri Siapkan Kerangka Timnas U-23 untuk SEA Games 2025

Batang Hari

Jambi dan Sumbar Siap Bersinergi Jadi Tuan Rumah PON 2032

Batang Hari

Sambut Iduladha dengan Amalan Penuh Makna

Daerah

Polres Kerinci Imbau Anak-Anak Lebih Waspada, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Gaji ke-13 ASN TNI dan Polri Cair 2026 Ini Jadwalnya?

Nasioanal

Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri Cair 2026, Ini Jadwalnya?

Nasioanal

Ahmad Dhani Menangis Saat Al Ghazali Minta Restu Menikahi Alyssa Daguise