Aceh Tamiang, Aksarabrita.com // Sebanyak 413 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kloter pertama dari total 1.138 personel tiba di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/12/26). Kedatangan ratusan Praja ini menandai langkah awal percepatan pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana.
Pemerintah pusat mengirimkan Praja IPDN ke Aceh Tamiang atas instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Penugasan ini bertujuan memastikan roda pemerintahan daerah kembali berjalan normal setelah bencana.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa kehadiran Praja IPDN menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat aktivasi layanan publik di wilayah terdampak bencana. Para Praja akan terjun langsung membantu pendataan warga, penguatan administrasi pemerintahan, serta pendampingan pelayanan dasar masyarakat.
“Praja IPDN kami tugaskan untuk membantu daerah agar pelayanan publik tetap berjalan dan proses pemulihan berlangsung lebih cepat,” ujar Tito dalam arahannya.
Setibanya di Aceh Tamiang, para Praja segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, camat, dan aparatur desa. Pemerintah daerah akan menempatkan mereka di sejumlah kecamatan terdampak untuk mendukung tugas administratif, pelayanan kependudukan, serta asistensi tata kelola pemerintahan sementara.
Bupati Aceh Tamiang menyambut langsung kehadiran Praja IPDN dan menyatakan kesiapan daerah untuk bersinergi. Ia menilai tambahan sumber daya manusia dari IPDN sangat membantu pemerintah daerah di tengah keterbatasan aparatur pascabencana.
Selain kloter pertama, pemerintah pusat akan mengirimkan Praja IPDN secara bertahap hingga seluruh 1.138 personel tiba di Aceh Tamiang. Pemerintah menargetkan dukungan ini mampu mempercepat pemulihan birokrasi dan mengoptimalkan kembali pelayanan publik bagi masyarakat.









