Home / Daerah / Merangin

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:14 WIB

Stunting Merangin Turun ke 9,6 Persen, Target Nol Kasus 2026

Angka Stunting Merangin Turun ke 9,6 Persen, Target Nol Kasus pada 2026

Angka Stunting Merangin Turun ke 9,6 Persen, Target Nol Kasus pada 2026

Angka Stunting Merangin Turun ke 9,6 Persen, Target Nol Kasus pada 2026
Angka Stunting Merangin Turun ke 9,6 Persen, Target Nol Kasus pada 2026

MERANGIN, Aksarabrita.com – Pemerintah Kabupaten Merangin berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dari 14,9 persen pada 2023 menjadi 9,6 persen pada 2024. Penurunan signifikan tersebut memperkuat optimisme pemerintah daerah untuk mencapai target nol kasus stunting pada 2026.

Wakil Bupati Merangin A. Khafidh menyampaikan capaian itu saat membacakan sambutan Bupati Merangin M. Syukur pada Rapat Koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Merangin Tahun 2026. Rapat berlangsung di Aula Depati Payung Kantor Bappeda Merangin, Kamis (25/6).

A. Khafidh menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah harus mempertahankan semangat kerja dan terus memperkuat upaya penurunan stunting di setiap wilayah.

“Kita tidak boleh cepat puas dengan pencapaian ini. Seluruh jajaran harus tetap bekerja keras memberikan kontribusi nyata,” kata A. Khafidh saat menyampaikan pesan Bupati M. Syukur.

Baca Juga :  Ribuan Warga Merangin Meriahkan Sedekah Bumi, M Syukur Ingin Budaya Tetap Hidup

Ia menjelaskan bahwa program penurunan stunting tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka. Pemerintah daerah menjalankan program tersebut untuk menjamin tumbuh kembang anak dan menciptakan generasi Merangin yang sehat, cerdas, serta berdaya saing.

Untuk mempercepat pencapaian target nol kasus stunting pada 2026, Pemkab Merangin mengarahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, Puskesmas, dan pemerintah desa agar memperkuat koordinasi lintas sektor.

Pemerintah daerah juga mendorong setiap instansi terkait untuk meningkatkan akurasi data sasaran serta mempercepat pelaporan melalui sistem digital Web Aksi Konvergensi. Langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh program intervensi menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Selain memperkuat sistem data, Pemkab Merangin terus meningkatkan sinergi antarinstansi guna menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan anggaran dan perubahan perilaku masyarakat dalam mendukung pencegahan stunting.

Baca Juga :  A. Khafidh Mohon Orang Tua SAD Dukung Pendidikan Anak

Pemerintah Kabupaten Merangin meyakini kolaborasi yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat akan mempercepat penurunan angka stunting hingga mencapai nol kasus pada 2026.

Capaian prevalensi stunting sebesar 9,6 persen menjadi bukti bahwa kerja bersama dan program yang tepat sasaran mampu menghasilkan perubahan nyata bagi kualitas kesehatan anak di Kabupaten Merangin.

Share :

Baca Juga

Daerah

Satresnarkoba Polres Kerinci Gagalkan Transaksi Ganja, 3 Orang Pelaku Ditangkap
Wako Alfin Dorong Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa

Daerah

Wako Alfin Dorong Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa
Pemusnahan Narkotika, Dinkes Sungai Penuh Perkuat Sinergi

Daerah

Pemusnahan Narkotika, Dinkes Sungai Penuh Perkuat Sinergi

Daerah

Wako Alfin Dukung Hilirisasi Komoditas Pertanian Perkuat Nilai Tambah Lokal
Resmi Pemkot Tegaskan Larangan Siswa Bawa Kendaraan

Daerah

Resmi, Pemkot Tegaskan Larangan Siswa Bawa Kendaraan

Batang Hari

Hukum Kurban bagi yang Mampu dalam Islam

Daerah

Menteri LHK Geram, Kebakaran Jambi Bukan Bencana Tapi Disengaja

Daerah

Pemkab Kerinci Gerak Cepat Telusuri Penyebab Banjir di Desa Semumu