Sarolangun, Aksarabrita.com – Sebanyak 100 calon kepala desa bersaing memperebutkan dukungan masyarakat dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Sarolangun, Jambi, Kamis (29/10/2026). Bupati Sarolangun H. Hurmin turun langsung ke TPS 01 di Kantor Desa Payo Lebar, Kecamatan Singkut, untuk memantau jalannya pemungutan suara dan memastikan proses pemilihan berlangsung aman serta tertib.
Hurmin hadir bersama Wakil Bupati Gerry Trisatwika, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan jajaran pemerintah daerah. Mereka memantau aktivitas pemilih sekaligus memastikan panitia menjalankan setiap tahapan Pilkades sesuai ketentuan.
Dalam pertemuan melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Dalam Negeri, Hurmin menyampaikan bahwa Pilkades Serentak 2026 mencakup 39 desa dengan 50 tempat pemungutan suara (TPS). Sebanyak 48.358 pemilih tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan memiliki kesempatan menentukan pemimpin desa masing-masing.
Khusus Desa Payo Lebar, sebanyak 4.185 pemilih tersebar di dua TPS. Pilkades tahun ini menghadirkan 100 calon kepala desa, terdiri atas 94 laki-laki dan enam perempuan. Dari jumlah tersebut, 15 calon merupakan petahana yang kembali bersaing untuk memimpin desa mereka.
Sementara itu, Desa Kalimau Ulu di Kecamatan Batang Asai dan Desa Rangkiling di Kecamatan Mandiangin menggelar Pilkades dengan masing-masing satu calon kepala desa.
Pemkab Sarolangun Siapkan Anggaran Rp800 Juta
Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar Pilkades menggunakan metode pencoblosan secara manual. Untuk menunjang pelaksanaan pemilihan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp800 juta melalui APBD Kabupaten Sarolangun. Pemerintah desa juga menyiapkan anggaran melalui APBDes sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Dalam koordinasi bersama Direktur Fasilitasi Penataan dan Administrasi Pemerintahan Desa, Lusje Anneke Tabalujan, Hurmin turut membahas sejumlah inovasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pilkades.
Pembahasan tersebut mencakup digitalisasi rekapitulasi suara, peningkatan aksesibilitas TPS, pencegahan politik uang dan hoaks, penguatan pengamanan, serta efisiensi anggaran. Berbagai langkah itu diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan kualitas pemilihan kepala desa pada masa mendatang.
Selain Desa Payo Lebar, tim pemantau mengunjungi sejumlah lokasi lain, termasuk Desa Lubuk Resam di Kecamatan Cermin Nan Gedang dan Desa Bangun Jayo di Kecamatan Bathin VIII.
Hurmin Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas
Pemerintah Kabupaten Sarolangun terus berkoordinasi dengan Forkopimda, panitia Pilkades, dan masyarakat untuk menjaga keamanan selama proses pemilihan. Seluruh pihak perlu mengedepankan sikap dewasa, menghormati perbedaan pilihan, dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.
Melalui Pilkades Serentak 2026, masyarakat menentukan sosok pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi desa masing-masing. Pemerintah Kabupaten Sarolangun berharap seluruh calon dan pendukungnya menjunjung sportivitas, menjaga persatuan, serta menghormati hasil pemilihan sesuai ketentuan yang berlaku. (***)



















