Home / Batang Hari / Game / Pemerintah / Sungai Penuh

Selasa, 1 Juli 2025 - 16:26 WIB

Akses Pendidikan Merata: Sungai Penuh Gratiskan Seragam dan Terapkan SPMB Bebas Pungli

Kabar Baik dari Sungai Penuh: Seragam Gratis untuk Siswa Baru, SPMB Dipastikan Transparan

Kabar Baik dari Sungai Penuh: Seragam Gratis untuk Siswa Baru, SPMB Dipastikan Transparan

BERITA SUNGAI PENUH – Sambut tahun ajaran baru 2025, Pemerintah Kota Sungai Penuh mengumumkan dimulainya proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Ribuan calon siswa akan mengikuti momen penting ini, yang juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan yang adil dan merata bagi seluruh anak di Kota Sungai Penuh.

Penerimaan Siswa Baru Bersih dan Bebas Pungli

Melalui sistem zonasi dan penerimaan berbasis domisili, SPMB menjadi instrumen penting untuk pemerataan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh memastikan pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan transparan, adil, dan bebas dari pungutan liar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Khaidirman, dengan tegas menyatakan bahwa tidak boleh ada biaya tambahan dalam proses penerimaan siswa. “Kami ingin memastikan setiap anak punya hak yang sama mengakses pendidikan. SPMB harus bersih dan berpihak pada peserta didik,” tegasnya pada Senin, 30 Juni 2025.

Baca Juga :  Miris! PPPK Paruh Waktu Tak Dapat THR 2026, ASN Kudus Terpaksa Patungan

Kuota Penerimaan dan Prioritas

Sesuai aturan yang berlaku, 70 persen kuota penerimaan diprioritaskan bagi siswa yang berdomisili di sekitar sekolah. Sementara itu, 30 persen sisanya dialokasikan untuk siswa berprestasi, dari keluarga kurang mampu, serta penyandang disabilitas.

Kebijakan ini dirancang untuk memastikan pemerataan dan kesempatan bagi semua golongan masyarakat.

Pemkot Sungai Penuh Berikan Seragam Sekolah Gratis!

Sebagai bentuk dukungan nyata kepada peserta didik baru, Pemerintah Kota Sungai Penuh akan memberikan satu stel seragam sekolah gratis bagi siswa yang orang tuanya memiliki KTP Sungai Penuh. Ini adalah langkah besar untuk meringankan beban orang tua dan memastikan semua anak memiliki perlengkapan dasar untuk memulai sekolah.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru Islam 1447 H, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan

Namun, perlu dicatat bahwa seragam lainnya seperti seragam olahraga dan batik akan menjadi tanggung jawab orang tua. Penting untuk diingat, sekolah juga dilarang keras menjual atau menyediakan seragam tambahan dalam bentuk apapun.

“Sekolah yang melanggar akan diberi sanksi tegas. Siswa yang diterima di luar prosedur zonasi juga tidak akan terdaftar dalam sistem Dapodik,” tambah Khaidirman.

Kebijakan ini mencerminkan komitmen kuat Dinas Pendidikan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang bersih, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat. Dengan pelaksanaan SPMB yang lebih adil dan dukungan seragam gratis, diharapkan tidak ada lagi anak Sungai Penuh yang tertinggal dalam mendapatkan pendidikan formal.

Share :

Baca Juga

Literasi Digital Jadi Benteng Lawan IRET

Daerah

Literasi Digital Jadi Benteng Lawan IRET
Indonesia Cetak Sejarah di SEA Games 2025 Thailand

Kesehatan & Olahraga

Indonesia Cetak Sejarah di SEA Games 2025 Thailand

Daerah

Warga Kerinci Heboh, Ibu Ini Sebar Hoaks soal Daging Kerbau

Batang Hari

Nyaris Kibarkan Merah Putih Terbalik, Upacara HUT ke-80 RI, Warnai Momen Haru
Muaro Jambi Terapkan Belajar Daring 3 Hari akibat Polusi Udara

Daerah

Muaro Jambi Terapkan Belajar Daring 3 Hari akibat Polusi Udara
Menpar Widiyanti Bawa Potensi Wisata Bahari Indonesia ke Panggung Investasi Dunia

Pemerintah

Menpar Widiyanti Bawa Potensi Wisata Bahari Indonesia ke Panggung Investasi Dunia

Daerah

Gerakan Pangan Murah, Ini Kata PJ Bupati Kerinci Asraf

Daerah

Pj. Bupati Kerinci Asraf Pimpin Sidak Pasar Senen Siulak, Harga Bahan Pokok Cenderung Menurun