Home / Hukum & Kriminal / Viral & Artis

Sabtu, 20 September 2025 - 07:26 WIB

Pura-pura Menangis, Briptu Rizka Sintiyani Menjadi Tersangka Pembunuhan Suaminya, Brigadir Esco

Brigadir Esco (korban pembunuhan) @freedgramindo

Brigadir Esco (korban pembunuhan) @freedgramindo

Berita Viral// Misteri kematian Brigadir Esco Fasca Rely, anggota Intel Polsek Sekotong, akhirnya menemui titik terang. Setelah menggelar perkara pada Jumat (19/9/2025), Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan istri korban, Briptu Rizka Sintiyani, sebagai tersangka.

Briptu Rizka yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Lembar, Lombok Barat, diduga terlibat langsung dalam kematian suaminya. Penetapan tersangka ini menguatkan kecurigaan keluarga korban sejak awal bahwa pelaku merupakan orang terdekat.

Jasad Brigadir Esco ditemukan pada Minggu (24/8/2025) oleh mertuanya di kebun belakang rumah di Dusun Nyiur Lembang Dalem, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, hanya berjarak 10 meter dari rumah korban. Saat itu, korban ditemukan dalam kondisi leher terjerat tali.

Baca Juga :  Dua Bulan Menikah, Clara Shinta Akui Rumah Tangga Retak

Ayah korban, Samsul Herawadi, menegaskan pihak keluarga sejak awal menolak anggapan bahwa putranya meninggal karena bunuh diri. Ia bahkan menduga kasus ini sudah direncanakan.

“Tidak mungkin dia sendiri. Mustahil dia sendiri. Saya yakin ada pihak luar yang terlibat. Kami berharap kasus ini diusut tuntas dan pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegasnya, dikutip dari TribunLombok.com.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Muhamad Kholid, membenarkan bahwa pihaknya telah memeriksa 53 saksi sebelum menetapkan Briptu Rizka sebagai tersangka.

 “Hasil gelar perkara penyidik menetapkan istri korban sebagai tersangka,” ujarnya.

Kepala Desa Jembatan Gantung, Suhaimi, menambahkan bahwa Rizka tak pernah melaporkan kehilangan suaminya meski Brigadir Esco tidak bisa dihubungi sejak Selasa (19/8/2025).

Baca Juga :  Modus Pengantin Pesanan Terungkap, Perempuan Indonesia Jadi Korban TPPO

“Istrinya tidak pernah lapor. Tidak pernah kasih tahu tetangga atau kepala dusun. Saya baru tahu setelah jasad ditemukan,” ungkapnya.

Diketahui, Brigadir Esco berasal dari Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, sedangkan Briptu Rizka berasal dari Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar. Dari pernikahan mereka, pasangan ini dikaruniai dua anak berusia 7 tahun dan 2 tahun. Setelah penetapan tersangka, kedua anak kini berada dalam pengasuhan keluarga besar almarhum.

Kasus ini masih terus dikembangkan Polda NTB. Keluarga berharap proses hukum berjalan transparan agar tidak menimbulkan gejolak di kemudian hari.

Share :

Baca Juga

Dok, Humas Satreskrim Polres Kepahiang

Daerah

Polisi Ringkus Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Adik Ipar
@dhemit_is_back

Hukum & Kriminal

Gatot Hariyanto alias @dhemit_is_back Bantah Tuduhan Penipuan

Batang Hari

Ustadz Yahya Waloni Meninggal Dunia Usai Khutbah Jumat 
Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas Imbas Debt Collector Datangi Rumah

Viral & Artis

Konflik Sarwendah dan Ruben Onsu Memanas Imbas Debt Collector Datangi Rumah
Modal Catatan PIN Pasangan Kekasih Bobol Rekening Nenek

Hukum & Kriminal

Modal Catatan PIN, Pasangan Kekasih Bobol Rekening Nenek
Hotman Menyesal, Minta Maaf ke Insan Pers

Viral & Artis

Hotman Menyesal, Minta Maaf ke Insan Pers
Personil Kangen Band

Viral & Artis

Kangen Band Bubar, Dodhy Sebut Ada Kezaliman di Grup

Daerah

Penjelasan Kejari Sungai Penuh Soal Kasus Dana Hibah Koni