Home / Hukum & Kriminal

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:52 WIB

Nekat Kabur dari Lapas, Eks Brigadir Anton Acungkan Pistol

Nekat Kabur dari Lapas, Eks Brigadir Anton Acungkan Pistol

Nekat Kabur dari Lapas, Eks Brigadir Anton Acungkan Pistol

Aksarabrita.com – Mantan polisi Brigadir Anton Kurniawan Stiyanto (AKS) nekat beraksi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Palangka Raya, pada Sabtu (23/5/2026) siang.

Takut menghadapi vonis penjara seumur hidup, ia nekat menodongkan pistol.

Kasus Anton sebelumnya viral di media sosial. Ia dipenjara akibat kasus polisi tembak warga di Kabupaten Katingan.

Dia masih menjalani pemeriksaan setelah mencoba kabur seminggu yang lalu.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, mengatakan pihaknya masih memeriksa Anton serta petugas yang berjaga saat itu guna memastikan dugaan kelalaian prosedur.

“Masih pemeriksaan WBP dan pegawai,” ujar Murdiana, Rabu (27/5/2026).

Murdiana menyebut, saat ini pihaknya belum bisa membeberkan hasil pemeriksaan dari kejadian itu.

“Belum disimpulkan karena pemeriksaan cukup banyak,” ucapnya.

Sementara itu, terkait dugaan penyelundupan senjata api oleh istri Anton masih ditangani pihak kepolisian.

Saat ini, kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut.

Anton Kurniawan nekat berupaya kabur dari Lapas Kelas II A Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026), saat kunjungan lapas sedang ramai.

Baca Juga :  Bongkar Sindikat Motor Bodong: Polda Jambi Tangkap Otak Pelaku dan Tiga Penadah

Dalam upaya kaburnya itu, Anton disebut menodong pistol yang diselundupkan istrinya ke arah petugas. Bahkan, ia sempat menekan pelatuk sebanyak dua kali. Saat itu, istri Anton, Juwita, berkunjung sekira pukul 08.55 WIB.

Sebelum bertemu suaminya, Juwita lebih dulu menjalani penggeledahan di Pengamanan Pintu Utama (P2U).

Petugas sudah menggeledah barang bawaan dan badan Juwita, namun petugas tak menemukan sesuatu yang mencurigakan.

Setelah diizinkan masuk ke area kunjungan, Juwita bertemu dengan Anton yang masuk dari pintu 3 Lapas Kelas II A Palangka Raya sekira pukul 09.13 WIB.

Kemudian, pada pukul 09.24 WIB, Juwita meminta izin keluar dari area kunjungan karena ingin ke kamar mandi. Satu menit kemudian, ia kembali ke area kunjungan dengan membawa tas berwarna putih yang diduga berisi pistol yang memang diletakkannya di luar P2U.

Baca Juga :  Mengenal G30S/PKI, Tragedi Kelam dalam Sejarah Indonesia

Rupanya, sebelum digeledah, istri narapidana Anton itu meletakkan tas tersebut di meja kayu di dekat toilet, sehingga barang tersebut tidak digeledah.

Karena banyaknya pengunjung, petugas saat itu tak menyadari tas berwarna putih yang dibawa Juwita belum diperiksa.

Rentang waktu dari ke kamar mandi lalu kembali ke area kunjungan itu diduga menjadi kesempatan Juwita untuk menyelundupkan pistol dan menyerahkannya kepada suaminya.

Selanjutnya, pada pukul 10.18 WIB, Juwita keluar dari ruang kunjungan menuju area P2U. Lalu, pada pukul 11.25 WIB, Anton tak kembali melalui pintu 3, tetapi menuju pintu 2 lalu menerobos menuju P2U atau arah keluar Lapas Kelas II A Palangka Raya.

Sebelum bisa dilumpuhkan, yang bersangkutan sempat menarik pelatuk pistol sebanyak dua kali.

Beruntung, pistol tersebut tak meledak sehingga tak ada korban dalam upaya pelarian itu. Anton kemudian dilumpuhkan petugas lapas dan gagal melarikan diri. **

Share :

Baca Juga

Humas Polres Pesisir Selatan

Hukum & Kriminal

Operasi Senyap! Tiga Pengedar Shabu Ditangkap dalam Sehari

Daerah

Sorotan Kembali Kepala Desa Pelayang Raya, Hasil Bumdes hingga Tanah Kas Desa Dipertanyakan

Hukum & Kriminal

20 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kematian Prada Lucky
Laporkan Polisi Nakal Hanya dengan Scan Barcode

Hukum & Kriminal

Warga Bisa Laporkan Polisi Nakal Lewat Scan Barcode
Nadiem Makarim Murka Dituntut 18 Tahun Penjara

Hukum & Kriminal

Nadiem Makarim Murka Dituntut 18 Tahun Penjara
Viral Emak dan Anak Kompak Curi Emas di Padang

Daerah

Viral Emak dan Anak Kompak Curi Emas di Padang
Polres Tanjabtim Bongkar Perdagangan Kulit Harimau Sumatera

Hukum & Kriminal

Jual Kulit Harimau Sumatera via Medsos, Pria di Tanjabtim Ditangkap

Daerah

Mobil Pick-Up Bermuatan Kelapa Masuk Jurang Puncak, Dua Orang Meninggal Dunia