Aksarabrita.com – Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed mengungkap rahasia keberhasilannya membantu Indonesia merebut medali emas nomor beregu putra pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Ichinomiya City Sports Gymnasium, Jepang.
Ubed tampil pada partai kelima atau laga penentuan saat Indonesia menghadapi China. Pemain muda tersebut mampu mengatasi tekanan dan membawa Indonesia membalikkan keadaan hingga menang 3-2.
Kemenangan itu sekaligus mengakhiri penantian Indonesia untuk kembali meraih medali emas beregu putra Asian Games. Indonesia terakhir kali merebut emas nomor tersebut pada 1998.
Ubed mengaku sempat gugup pada awal pertandingan. Tekanan pertandingan membuat permainannya belum berkembang secara maksimal.
“Sempat tegang di awal-awal. Pastinya ada tanggung jawab yang harus saya selesaikan dengan baik. Ada tim juga tadi yang enggak berhenti sama sekali mendukung saya. Pastinya rasanya campur aduk, senang banget,” kata Ubed seusai pertandingan.
Ubed kemudian berusaha mengendalikan ketegangan dan fokus meraih poin demi poin. Arahan pelatih turut membantunya menjaga ketenangan hingga mampu mengubah jalannya pertandingan.
“Pertama agak sedikit keteteran karena agak sedikit nervous. Saya coba berusaha lebih tenang lagi dan pelatih juga terus meyakinkan saya untuk bisa mengambil poin satu per satu. Alhamdulillah bisa mengembalikan keadaan,” ujar Ubed.
Selain ketenangan dan arahan pelatih, Ubed menyebut komunikasi serta kekompakan tim menjadi kekuatan penting Indonesia. Para pemain terus saling memberikan dukungan meski tim sempat tertinggal 0-2 dari China.
“Dari awal sudah diskusi juga sama tim, terus meyakinkan bahwa kita tuh masih bisa berjuang sampai akhir. Dan alhamdulillah hasilnya bisa diberi kemenangan dan dikasih podium satu,” tuturnya.
Ada satu momen khusus yang membantu Ubed menghadapi laga penentuan. Sebelum memasuki lapangan, ia menelepon kedua orang tuanya untuk meminta doa.
Ubed mengaku masih merasakan ketegangan ketika menghubungi orang tuanya. Namun, doa dan dukungan keluarga memberinya tambahan semangat sebelum menghadapi pertandingan penting tersebut.
“Terima kasih buat kedua orang tua saya dan keluarga saya, dan masyarakat Indonesia juga yang sudah dukung saya sampai saat ini. Tadi sempat telepon juga sebelum main. Pas sebelum masuk ke lapangan saya telepon, meminta doanya, saya agak tegang gitu,” pungkas Ubed.
Ubed pun menyelesaikan tugasnya di partai penentuan dengan kemenangan. Perjuangannya bersama rekan-rekan setim membawa Indonesia merebut emas beregu putra Asian Games 2026 setelah penantian selama 28 tahun. (***)




















