BEEITA PENDIDIKAN // Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat realisasi target RPJMN Wajib 1 Tahun PAUD melalui kolaborasi dengan berbagai mitra pendidikan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan bermutu dan inklusif untuk semua anak Indonesia.
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dasmen) menjadi motor penggerak utama percepatan implementasi program prioritas.
Sejak awal 2025, Ditjen PAUD Dasmen aktif melakukan audiensi, koordinasi, hingga menyusun rencana tindak lanjut bersama mitra strategis, di antaranya:
- LP Ma’arif NU
- PP Muhammadiyah
- PP Aisyiyah
- Majelis Pendidikan Kristen Indonesia (MPKI)
- Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK)
- UNICEF, Save the Children, dan INOVASI
“Ditjen PAUD Dasmen senantiasa terbuka atas partisipasi seluruh mitra pendidikan untuk mempercepat implementasi program prioritas. Hanya dengan gotong royong, pendidikan bermutu untuk semua bisa terwujud,” tegas Dirjen PAUD Dasmen Gogot Suharwoto, Minggu (17/8).
Beberapa program prioritas yang didukung para mitra pendidikan antara lain:
- Revitalisasi Sekolah
- Digitalisasi Pembelajaran
- Wajib Belajar 13 Tahun
- Penguatan Pendidikan Karakter
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Penjaminan Mutu Pendidikan
Selain itu, program Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah juga mulai dijalankan oleh Muslimat NU, PP Aisyiyah, MPKI, dan Badan Koordinasi Pendidikan Buddhis Indonesia.
UNICEF, Save the Children, dan INOVASI turut mendorong program Lingkungan Belajar Aman, Nyaman, dan Menggembirakan. Sementara itu, lembaga penyelenggara pelatihan berfokus pada peningkatan kapasitas digital sekolah penerima BOSP Kinerja, termasuk pelatihan koding dan kecerdasan buatan (AI).
Sebagai tindak lanjut, Kemendikdasmen bersama mitra pendidikan akan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Layanan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Selanjutnya, para mitra akan mendapatkan bimbingan teknis dari direktorat terkait agar implementasi program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi luas ini, Kemendikdasmen menegaskan tekadnya mencetak generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.







