Home / Kesehatan & Olahraga

Senin, 16 Maret 2026 - 08:50 WIB

Waspada Campak, Orang Tua Diminta Tunda Mudik Jika Anak Alami Gejala Ini!

Ilustrasi anak alami campak (foto Al)

Ilustrasi anak alami campak (foto Al)

Aksarabrita.com– Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak menjelang mudik Lebaran 2026. Pemerintah meminta orang tua menunda perjalanan jika anak menunjukkan gejala campak karena penyakit ini sangat mudah menular.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menjelaskan bahwa tren kasus campak mulai menurun sejak akhir Januari 2026. Meski begitu, masyarakat tetap perlu menjaga kewaspadaan.

Kementerian Kesehatan mencatat hingga minggu ke-9 tahun 2026 terdapat 10.826 suspek dan 8.716 kasus campak. Data tersebut juga menunjukkan 45 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang muncul di 29 kabupaten dan kota di 11 provinsi.

“Secara nasional tren kasus campak meningkat pada awal Januari, lalu mulai turun sejak akhir Januari hingga sekarang,” ujar Andi, Minggu (15/3/2026). Dikutip dari Tirto.id

Beberapa daerah masih mencatat angka kasus yang cukup tinggi. Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama Kabupaten Bima dan Kota Bima, mencatat 544 suspek dengan 476 kasus campak.

Baca Juga :  Pemutihan Pajak Berlaku Oktober 2025, Cek Daerahmu!

Kementerian Kesehatan meminta orang tua memantau kondisi anak sebelum berangkat mudik. Jika anak mengalami demam, muncul ruam pada kulit, batuk, pilek, atau mata merah, keluarga sebaiknya menunda perjalanan dan segera memeriksa anak ke fasilitas kesehatan.

Andi menegaskan bahwa campak memiliki daya tular yang sangat tinggi. Satu penderita dapat menularkan penyakit ini kepada 12 hingga 18 orang di sekitarnya.

Pemerintah juga terus mendorong masyarakat menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Masyarakat perlu memakai masker saat mengalami batuk atau pilek, terutama di tempat ramai seperti terminal, bandara, stasiun, dan pelabuhan. Selain itu, masyarakat perlu rutin mencuci tangan menggunakan sabun.

Pemerintah juga memperkuat pencegahan melalui program imunisasi campak. Petugas kesehatan melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) bagi anak usia 9 hingga 59 bulan di daerah yang mengalami KLB.

Baca Juga :  Wako Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh, Siap Tugas di HUT ke-81 RI

Sebanyak 22 kabupaten dan kota telah menjalankan imunisasi tersebut, antara lain Pamekasan, Jember, Kota Bima, Solok, Pariaman, Deli Serdang, Padang, Prabumulih, Dompu, Medan, Sijunjung, Banyuasin, Klaten, Makassar, Palembang, Sinjai, Musi Rawas Utara, Cilacap, Garut, Donggala, dan Tangerang.

Selain itu, pemerintah juga menjalankan program Imunisasi Kejar Serentak Campak Rubella. Jakarta Pusat mencatat cakupan 80,4 persen, Jakarta Barat 56,4 persen, Depok 17,3 persen, Tangerang Selatan 8,4 persen, dan Palu 5,6 persen.

Masyarakat bisa memperoleh layanan imunisasi di puskesmas, posyandu, serta pos pelayanan mudik di bandara dan pelabuhan.

Pemerintah juga meminta orang tua mengecek status imunisasi anak. Anak seharusnya menerima imunisasi campak saat berusia 9 bulan dan 18 bulan agar tubuh memiliki perlindungan optimal terhadap penyakit tersebut. (***)

Share :

Baca Juga

10 Bahan Alami Penghilang Panu

Kesehatan & Olahraga

Obat Panu dengan Bahan Alami Paling Ampuh

Batang Hari

Susunan Pemain Indonesia vs Filipina U-23: Jens Raven Cadangan
Neymar bersama Santos

Kesehatan & Olahraga

Neymar Kembali Bersinar, Santos Bangkit, Kritik Poker Jadi Sorotan
Atlet Angkat Besi Naik Pangkat Jadi Kapten TNI di Usia 22 Tahun (Dok. Setkab RI)

Kesehatan & Olahraga

Atlet Angkat Besi Naik Pangkat Jadi Kapten TNI di Usia 22 Tahun
Indonesia Kirim 432 Atlet ke Asian Games 2026

Kesehatan & Olahraga

Indonesia Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Batang Hari

Gubernur jambi Riding Bareng Forkopimda di Sunmori Merdeka Jambi
Tim voli putri Indonesia lolos perempat final Asian Games 2026

Kesehatan & Olahraga

Indonesia Lolos Perempat Final Asian Games 2026 Meski Kalah dari Jepang
Jonatan Christie Kembali Jadi Nomor 1 Dunia

Kesehatan & Olahraga

Jonatan Christie Kembali Jadi Nomor 1 Dunia