Home / Daerah / Pemerintah / Viral & Artis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:30 WIB

Dipecat Dari ASN Tanpa Alasan, Nike Minta Keadilan

Diberhentikan Jadi ASN

Diberhentikan Jadi ASN

Padang, Aksarabrita.com // Seorang perempuan datang ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Kamis (30/10/2025). Matanya sembab. Di tangannya ia membawa map cokelat berisi dokumen penting. Seorang anak laki-laki berjalan di sampingnya dan memegang ujung bajunya.

Perempuan itu Anike Maulana, A.Ma, atau Nike. Ia mengatakan bahwa sebelumnya bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Camat Pulau Punjung, Dharmasraya, Sumatera Barat. Namun sekarang, status ASN itu hilang. Ia menerima Surat Keputusan (SK) Nomor 800.1.6.2/19/BKPSDM-2025 yang ditandatangani Bupati Dharmasraya, Anisa Suci Rahmadani.

Menurut Nike, ia tidak pernah mendapat penjelasan mengenai alasan pemberhentian tersebut.

“Saya menjalankan tugas sesuai aturan. Tiba-tiba saya diberhentikan. Sampai sekarang saya tidak tahu alasan keputusan itu,” kata Nike.

Beberapa bulan sebelum SK terbit, Nike merasakan perubahan di lingkungan kerjanya. Hubungan kerjanya dengan seorang Kasubag Kepegawaian memburuk. Setelah itu, ia mulai dijauhi rekan-rekannya.

Akun absensi dan akses kepegawaian yang biasa ia gunakan terblokir tanpa penjelasan.

Baca Juga :  95 Tahun Penantian! PSSI Awards 2026 Jadi Kebangkitan Sepak Bola Indonesia

“Akun absensi hilang. MFA tidak bisa digunakan. Data saya menghilang. Saya melapor secara resmi, tetapi tidak ada tindak lanjut,” jelasnya.

Nike mengira gangguan itu akibat kesalahan sistem. Namun dugaannya salah. Pada 1 Oktober 2025, SK pemberhentian keluar. Lebih menyedihkan lagi, ia baru menerima SK itu pada 24 Oktober 2025.

“Selama tiga minggu, saya tetap bekerja. Saya tidak tahu bahwa status saya sudah dicabut,” tuturnya.

Nike tidak tinggal diam. Pada 21 April 2025, ia mengirim laporan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Gubernur Sumatera Barat. Hingga kini, tidak ada balasan.

Kini, Nike harus menjalani hidup sebagai ibu tunggal. Ia tinggal bersama seorang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Tanpa gaji ASN, ia kehilangan pendapatan tetap untuk makan dan biaya sekolah anaknya.

“Saya hanya ingin bekerja dengan tenang. Gaji saya tidak besar, tapi cukup untuk hidup dan sekolah anak,” ucapnya sambil menahan air mata.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Jambi Gagalkan Peredaran Narkoba Skala Besar

Anaknya beberapa kali bertanya polos:

“Bu, ibu libur kerja terus ya?”

Nike menjawab dengan senyum tipis. Namun hatinya hancur setiap kali pertanyaan itu muncul.

Seorang rekan kerja menyebut Nike sebagai pegawai yang disiplin dan tidak pernah bermasalah.

“Kami kaget ketika mendengar ia diberhentikan. Ia selalu profesional,” ujar rekannya.

Cerita Nike membuka kembali masalah klasik dalam birokrasi pemerintahan: keputusan sepihak dan minimnya komunikasi kepada pegawai.

Nike tidak meminta belas kasihan. Ia hanya ingin keadilan.

“Kalau saya salah, tunjukkan. Saya siap diperiksa. Tapi jangan menghapus saya begitu saja,” tegasnya.

Sebelum pergi, Nike memeluk anaknya. Ia tersenyum. Namun di balik senyum itu, ia menyimpan luka dan tekad untuk terus berjuang

“Saya ingin anak saya bangga. Saya tidak akan menyerah,” katanya. (Tim)

Share :

Baca Juga

Viral & Artis

Digaji Rp300 Ribu, Guru Honorer di Sikka Rela Jalan 6 Km Tiap Hari
Informasi: Bunawan, S.Sos (0823-7305-9682).

Daerah

Pemkab Tebo Ajak Warga Berdonasi untuk Korban Bencana
Wujud Kepedulian, TNI Koto Baru Serahkan Kerbau untuk Untuk Kenduri Sko

Daerah

Wujud Kepedulian, TNI Koto Baru Serahkan Kerbau untuk Kenduri Sko
Mendagri Minta Kepala Daerah Dahulukan Pembayaran Gaji PPPK

Nasioanal

Mendagri Siapkan Langkah Bantu Daerah Bayar Gaji PPPK
Kemenag Siapkan Rp9,6 Triliun untuk Naikkan Kesejahteraan Guru Agama pada 2027

Pemerintah

Kemenag Siapkan Rp9,6 Triliun untuk Naikkan Kesejahteraan Guru Agama pada 2027
ppg 2025

Pemerintah

Kemendikbud Buka Pendaftaran PPG 2025, Ini Syarat dan Jadwal
TMMD 2025, TNI dan Pemkot Bersinergi

Daerah

TNI Tinjau TMMD, Wako Alfin Beri Apresiasi

Daerah

Mobil Pick-Up Bermuatan Kelapa Masuk Jurang Puncak, Dua Orang Meninggal Dunia