Aksarabrita.com // Amerika Serikat menetapkan Cartel de los Soles sebagai organisasi teroris dan menuding Presiden Venezuela Nicolas Maduro memimpin jaringan kriminal tersebut. Pemerintahan Presiden AS Donald Trump mengumumkan keputusan itu pada 16 November melalui Kementerian Luar Negeri AS.
Pemerintah AS menambahkan Cartel de los Soles ke daftar organisasi teroris asing (FTO) dan menegaskan bahwa Maduro mengawasi langsung aktivitas kartel. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa keputusan ini membuka banyak opsi baru bagi AS untuk menekan pemerintahan Maduro di Venezuela.
AS melancarkan sejumlah serangan militer terhadap kapal Venezuela di wilayah Karibia dan Pasifik yang menurut Washington membawa narkoba. Pemerintah AS terus menegaskan bahwa Maduro menjalankan bisnis narkoba melalui Cartel de los Soles, meski AS belum memaparkan bukti keterlibatan langsung Maduro.
Maduro dan pemerintah Venezuela membantah tuduhan tersebut. Mereka menegaskan bahwa AS hanya berusaha menggulingkan pemerintah Venezuela agar dapat menguasai sumber daya alam negara itu.
“Mereka menginginkan minyak, gas, emas, berlian, besi, dan bauksit Venezuela,” ujar Menteri Perminyakan Venezuela Delcy Rodriguez, dikutip dari CNN Indonesia Sejak September, AS menjalankan serangkaian serangan udara terhadap kapal penyelundup narkoba di perairan Venezuela dan Kolombia. Pemerintah AS juga mengirim kapal perang, termasuk kapal induk bertenaga nuklir USS Gerald R. Ford, ke Laut Karibia sebagai bagian dari strategi militernya.(Fh)









