Home / Kesehatan & Olahraga

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:16 WIB

Benarkah Suntik KB Bikin Berat Badan Naik? Ini Penjelasannya

Ilustrasi Suntik pil KB

Ilustrasi Suntik pil KB

Kesehatan, Aksarabrita.com // Mitos yang menyebut pil KB dan suntik KB membuat perempuan mudah mengalami kenaikan berat badan kembali ramai dibicarakan. Namun penjelasan medis menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar dan tidak berlaku untuk semua metode kontrasepsi hormonal.

Kontrasepsi hormonal kini tersedia dalam berbagai pilihan, mulai dari pil KB, suntik KB, IUD hormonal, hingga implan. Dua metode terakhir menawarkan tingkat efektivitas paling tinggi dan mampu memberikan perlindungan jangka panjang hingga sepuluh tahun.

Setiap jenis kontrasepsi memiliki kandungan hormon yang berbeda. Sebagian kombinasi memakai estrogen dan progestin, sementara beberapa jenis hanya menggunakan progestin. Perempuan yang sedang menyusui biasanya memilih jenis tanpa estrogen karena lebih aman bagi produksi ASI.

Baca Juga :  PON 2028 Digelar di Tiga Provinsi, Erick Thohir Serahkan SK Tuan Rumah

Secara medis, kontrasepsi hormonal bekerja dengan menghentikan ovulasi dan mengubah karakter cairan vagina sehingga sperma sulit mencapai sel telur. Mekanisme ini menurunkan peluang kehamilan ke tingkat yang sangat rendah.

Para ahli menegaskan bahwa pil KB tidak memiliki hubungan langsung dengan kenaikan berat badan. Perubahan berat badan lebih sering terjadi akibat faktor usia, pola makan, aktivitas fisik, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi lemak dan kalori.

Sementara itu, pengguna suntik KB berbasis progestin mungkin mengalami kenaikan sekitar 1–2 kilogram per tahun. Meski demikian, angka tersebut masih tergolong normal karena tubuh manusia secara alami dapat mengalami kenaikan berat seiring pertambahan usia. Perempuan dengan berat badan berlebih berpotensi mengalami perubahan sedikit lebih tinggi, sedangkan sebagian lainnya nyaris tidak merasakan perubahan apa pun.

Baca Juga :  Start Sempurna! Timnas Indonesia U-19 Gilas Myanmar Tiga Gol

Faktor genetik dan kadar hormon turut memengaruhi reaksi tubuh terhadap kontrasepsi. Estrogen dapat meningkatkan penumpukan lemak, sedangkan progesteron memiliki efek menambah nafsu makan. Meski begitu, mayoritas perempuan Asia dilaporkan tidak mengalami kenaikan berat badan signifikan selama menggunakan metode KB hormonal.

Temuan ini menunjukkan bahwa mitos soal “KB bikin gemuk” tidak bisa digeneralisasi. Pemilihan metode kontrasepsi tetap harus menyesuaikan kondisi kesehatan, kebutuhan, serta kenyamanan masing-masing perempuan.

Share :

Baca Juga

Wabup Katamso Senam Bersama ASN di HUT KORPRI ke-54

Daerah

Wabup Katamso Senam Bersama ASN di HUT KORPRI ke-54
Orang Tua Wajib Tahu! Pendaftaran BPJS Bayi Baru Lahir

Kesehatan & Olahraga

Orang Tua Wajib Tahu! Pendaftaran BPJS Bayi Baru Lahir
PSP Padang Siap Tantang Mataram Utama FC di Laga Perdana Liga 4 Nasional 2026

Kesehatan & Olahraga

PSP Padang Siap Tantang Mataram Utama FC di Laga Perdana Liga 4 Nasional 2026

Kesehatan & Olahraga

Arab Saudi Siap Tempur Hadapi Indonesia di Jeddah
Olahraga Setelah Lebaran: Cara Kembalikan Kebugaran

Kesehatan & Olahraga

Olahraga Setelah Lebaran: Cara Kembalikan Kebugaran
Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Jadi Lawan di Final Piala Dunia

Kesehatan & Olahraga

Dulu Dimandikan Messi, Kini Yamal Jadi Lawan di Final Piala Dunia
Penuaan Dini Bukan Mitos, Ini Cara Ampuh Menjaganya

Kesehatan & Olahraga

Penuaan Dini Bukan Mitos, Ini Cara Ampuh Menjaganya
Presiden Prabowo, Pesan Prabowo, Kabinet Merah Putih, Hambalang, Program Strategis Nasional, Pemerintahan Prabowo, Politik Nasional, Istana Negara (Setkab RI)

Kesehatan & Olahraga

Pertemuan di Hambalang, Pesan Prabowo kepada Kabinet