Viral, Aksarabrita.com // Video yang menampilkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana tengah bermain golf viral di media sosial. Dalam video tersebut, Dadan terlihat berada di lapangan golf dengan mengenakan kaus hijau tua, celana krem, topi pet, serta kacamata hitam.
Berdasarkan penanda waktu pada video, kegiatan itu berlangsung pada Minggu, (14/12/2025), pukul 09.12 WIB. Video tersebut kemudian menyebar luas melalui berbagai akun media sosial dan memicu beragam reaksi publik.
Akun Instagram @jabodetabek****** mengunggah video tersebut dan memperoleh lebih dari 1.300 tanda suka serta 317 komentar. Unggahan serupa juga muncul di akun Instagram @bogor_****** dengan 1.200 tanda suka dan 213 komentar.
Sejumlah warganet melontarkan kritik terhadap aktivitas tersebut. “Tidak bisa berharap banyak, inilah gambaran mayoritas pemimpin di negeri ini, inflasi merajalela, pejabat pesta pora,” tulis akun @agus****** di kolom komentar. Komentar lain juga menyoroti minimnya empati pejabat publik.
“Gak ada empatinya sama sekali,” tulis akun @yanti*** disertai emoji sedih.
Sejumlah warganet secara terbuka menyayangkan perbuatan tersebut karena dinilai tidak mencerminkan empati seorang pejabat publik di tengah berbagai persoalan ekonomi serta bencana yang sedang dihadapi masyarakat.
Menanggapi viralnya video tersebut, Dadan Hindayana memberikan klarifikasi kepada Kompas.com, Kamis (18/12/2025). Ia menjelaskan bahwa kegiatan golf tersebut merupakan agenda tahunan alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) yang diselenggarakan oleh Persatuan Golf Alumni (PGA) IPB.
“Pada Minggu, 14 Desember 2025, PGA IPB mengadakan turnamen rutin akhir tahun sebagai bagian dari program menjaga silaturahmi di antara sesama alumni IPB,” ujar Dadan.
Dadan menambahkan, dirinya merupakan Ketua Dewan Pembina PGA IPB. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata untuk olahraga, melainkan juga memiliki tujuan sosial.
Menurut Dadan, turnamen golf alumni IPB tahun 2025 sekaligus dimanfaatkan sebagai ajang penggalangan dana untuk beasiswa serta bantuan bagi korban bencana banjir di Sumatera.
“Tahun 2025 ini, turnamen sekalian menggalang dana beasiswa dan bantuan bencana Sumatera. Alhamdulillah, dana yang terkumpul sebesar Rp 450 juta,” kata Dadan.
Ia berharap klarifikasi ini dapat meluruskan persepsi publik terkait video yang beredar di media sosial.
(Sumber: Kompas.com)



















