Home / Kesehatan & Olahraga

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:27 WIB

8 Jenis Sakit Kepala Terus-Menerus Ini Penyebabnya

8 Jenis Sakit Kepala Terus-Menerus Ini Penyebabnya

8 Jenis Sakit Kepala Terus-Menerus Ini Penyebabnya

Kesehata, Aksarabrita.com // Sakit kepala bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini terasa semakin berat ketika muncul terus-menerus tanpa henti. Dalam dunia medis, sakit kepala yang terjadi minimal 15 hari dalam sebulan selama tiga bulan berturut-turut disebut sebagai sakit kepala kronis.

Anda tidak boleh mengabaikan kondisi ini. Sakit kepala berkepanjangan bisa menjadi tanda gangguan

Dokter membagi sakit kepala kronis menjadi dua kelompok utama, yaitu:

  1. Sakit kepala kronis primer
    Jenis ini muncul tanpa adanya penyakit lain yang mendasari. Artinya, sakit kepala menjadi gangguan utama.
  2. Sakit kepala kronis sekunder (non-primer)
    Jenis ini terjadi akibat kondisi medis tertentu, seperti infeksi, gangguan pembuluh darah otak, tumor otak, cedera kepala, atau peningkatan tekanan di dalam kepala.

Memahami jenisnya membantu dokter menentukan pengobatan yang tepat.

Berikut beberapa jenis sakit kepala kronis yang sering dialami:

1. Sakit Kepala Tegang Kronis

Sakit kepala tegang kronis menyebabkan rasa tertekan pada kedua sisi kepala. Intensitas nyerinya ringan hingga sedang. Aktivitas fisik biasanya tidak memperparah kondisi ini. Beberapa orang juga merasakan kulit kepala lebih sensitif saat disentuh.

2. Migrain Kronis

Migrain kronis umumnya terjadi pada penderita migrain sebelumnya. Gejalanya meliputi:

  • Nyeri berdenyut pada satu atau dua sisi kepala
  • Intensitas sedang hingga berat
  • Mual dan muntah
  • Sensitif terhadap cahaya dan suara
Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire! Skin Langka Diamond Gratis Bikin Survivor

Aktivitas fisik ringan saja bisa memperparah migrain.

3. Sakit Kepala Baru yang Terjadi Terus-Menerus

Jenis ini muncul secara mendadak dan langsung berlangsung terus-menerus. Penderita merasakan kepala seperti ditekan atau mengencang dengan intensitas ringan hingga sedang. Serangan pertama biasanya berlangsung selama tiga hari berturut-turut.

4. Hemicrania Continua

Hemicrania continua menyebabkan nyeri pada satu sisi kepala setiap hari. Intensitasnya bisa naik turun. Gejala lain yang mungkin muncul:

  • Mata merah atau berair
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Kelopak mata turun
  • Pupil membesar
  • Tubuh terasa lelah

Pada kondisi tertentu, gejalanya menyerupai migrain.

5. Sakit Kepala Rebound (Akibat Obat)

Penggunaan obat pereda nyeri secara berlebihan dapat memicu sakit kepala rebound. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang terlalu sering mengonsumsi obat migrain atau menghentikan obat ergotamine secara tiba-tiba.

6. Sakit Kepala Akibat Peningkatan Tekanan Intrakranial

Tekanan di dalam rongga kepala bisa meningkat akibat tumor, kista, atau penumpukan cairan otak. Kondisi ini menimbulkan:

  • Sakit kepala hebat dan tiba-tiba
  • Muntah
  • Kejang
  • Gangguan penglihatan

Biasanya, sakit kepala konstan muncul lebih dulu sebelum gejala berat berkembang.

7. Sindrom Pascatrauma

Cedera kepala dapat menyebabkan sakit kepala berkepanjangan. Keluhan ini bisa berlangsung lama setelah trauma terjadi.

Baca Juga :  Humas Polri Gandeng Media Massa Demi Wujudkan Pemilu Aman

8. Sakit Kepala pada Usia Lanjut

Orang berusia di atas 60 tahun lebih berisiko mengalami sakit kepala akibat:

  • Glaukoma (tekanan bola mata meningkat)
  • Infeksi herpes
  • Arteritis sel raksasa
  • Faktor psikologis

Anda perlu segera berkonsultasi dengan dokter jika:

  • Sakit kepala tidak kunjung membaik
  • Nyeri terasa semakin berat
  • Muncul gangguan penglihatan atau kejang
  • Sakit kepala muncul setelah cedera

Dokter akan melakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Jika diperlukan, dokter dapat menyarankan CT-scan atau MRI untuk memastikan penyebabnya. Dalam beberapa kasus, dokter juga akan bekerja sama dengan spesialis saraf atau psikiater.

Sakit kepala terus-menerus tidak hanya menimbulkan nyeri fisik. Kondisi ini juga meningkatkan risiko:

  • Gangguan tidur
  • Kecemasan
  • Depresi
  • Gangguan psikologis lainnya

Karena itu, Anda perlu menangani sakit kepala kronis secara menyeluruh, bukan hanya meredakan nyerinya saja.

Sakit kepala terus-menerus bukan kondisi yang boleh dianggap sepele. Berbagai faktor bisa memicu kondisi ini, mulai dari gangguan ringan hingga penyakit serius.

Segera periksakan diri ke dokter jika sakit kepala berlangsung lama atau disertai gejala lain. Penanganan yang tepat akan membantu Anda kembali beraktivitas dengan nyaman dan mencegah komplikasi lebih lanjut. ***

Share :

Baca Juga

Final Binhar FC vs PSB 1961

Daerah

Saksikan Kejutan Final Bupati Cup Sore Ini
Sesak napas bisa diredakan sementara dengan obat alami seperti madu, jahe, peppermint, hingga omega-3. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Kesehatan & Olahraga

Obat Sesak Napas Alami yang Paling Ampuh
Anak Bau Mulut? Ini Penyebab Tersembunyi yang Sering Terlewat

Kesehatan & Olahraga

Anak Bau Mulut? Ini Penyebab Tersembunyi yang Sering Terlewat
Menpora RI Erick Thohir, meninjau Asrama Atlet ASEAN Para Games 2025 Thailand di Suranaree University of Technology, Nakhon Ratchasima, Thailand, Rabu (21/1) pagi.

Kesehatan & Olahraga

ASEAN Para Games 2025, Indonesia Target 82 Medali Emas
Jadwal Timnas Indonesia U-23

Kesehatan & Olahraga

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025

Kesehatan & Olahraga

Bezzecchi Kuasai Mandalika, Marquez Tersungkur ke Posisi 9

Kesehatan & Olahraga

Jadwal Lengkap Liga Champions 2025-2026: Juventus Vs Dortmund, Real Madrid Vs Marseille Jadi Sorotan

Daerah

Panahan Sungai Penuh Tumbangkan Kota Jambi