Aksarabrita.com – Indonesia kembali menunjukkan kekayaan budayanya di tingkat Asia Tenggara. Data GoodStats berdasarkan Ethnologue pada 2026 menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah bahasa terbanyak di ASEAN, yakni mencapai 713 bahasa.
Jumlah tersebut jauh melampaui negara lain di kawasan ASEAN. Filipina berada di posisi kedua dengan 184 bahasa, disusul Malaysia 132 bahasa dan Myanmar 131 bahasa. Vietnam tercatat memiliki 111 bahasa, sementara Laos mengoleksi 86 bahasa dan Thailand 79 bahasa.
Kamboja menempati posisi kedelapan dengan 31 bahasa. Singapura memiliki 25 bahasa, Timor Leste 22 bahasa, dan Brunei Darussalam 17 bahasa.
Keberagaman bahasa di Indonesia lahir dari besarnya jumlah suku dan budaya yang tersebar di berbagai daerah. Masyarakat di setiap wilayah masih menggunakan bahasa daerah dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari komunikasi keluarga hingga kegiatan adat.
Kondisi tersebut memperlihatkan kuatnya identitas budaya masyarakat Indonesia. Di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi, banyak komunitas tetap menjaga penggunaan bahasa daerah agar tidak hilang.
Pemerintah juga terus mendorong pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan, pendataan, dan berbagai program kebudayaan. Langkah itu bertujuan menjaga warisan bahasa agar generasi muda tetap mengenal dan menggunakan bahasa ibu mereka. (Run)
Sumber: GoodStats, Ethnologue.




















