Home / Daerah / Kerinci / Sungai Penuh

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:41 WIB

PLTA KMH Sudah Maksimal, Kenapa Kerinci Masih Gelap? Ini Penjelasannya!

Buatkan thumbnail yang relavan rasio landscap Aslori Manager Kerinci Merangin Hyidro

Buatkan thumbnail yang relavan rasio landscap Aslori Manager Kerinci Merangin Hyidro

Kerinci, Aksarabrita.com – Warga Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih mempertanyakan alasan pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Padahal, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) sudah beroperasi penuh dan mampu menghasilkan daya besar.

Menjawab keresahan masyarakat, pihak PT KMH bersama PLN akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi sistem kelistrikan Sumatra yang sempat terganggu pada 22 Mei 2026.

Manager PLTA PT KMH, Aslori, menegaskan seluruh turbin PLTA Kerinci saat ini beroperasi maksimal. Sejak 15 November 2025, pembangkit tersebut rutin menyuplai listrik ke jaringan PLN.

Menurut Aslori, kapasitas produksi listrik PLTA Kerinci mencapai 350 megawatt (MW). Angka itu berasal dari empat turbin aktif, dengan masing-masing turbin menghasilkan sekitar 87,5 MW.

“PLTA menyuplai listrik sesuai kebutuhan PLN. Siang hari biasanya sekitar 100 MW, sedangkan saat beban puncak mulai pukul 17.00 WIB hingga malam hari bisa mencapai 350 MW,” jelas Aslori.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Jambi Umumkan Alokasi PPPK Paruh Waktu 2025, Berikut Rinciannya

Ia juga menjelaskan, aliran listrik dari PLTA Kerinci masuk ke jaringan transmisi Bangko–Koto Lolo–Sungai Liuk. Dengan kapasitas tersebut, kebutuhan listrik di Kerinci dan Sungai Penuh sebenarnya sangat tercukupi, bahkan surplus.

“Untuk kebutuhan listrik Kerinci dan Sungai Penuh sangat berlebih. Bahkan untuk skala Provinsi Jambi juga masih surplus,” tambahnya.

Meski demikian, Aslori menegaskan distribusi listrik ke pelanggan sepenuhnya menjadi kewenangan PLN. Pihak PLTA hanya menyalurkan daya sesuai permintaan.

Gangguan Sistem Kelistrikan Sumatra

Sementara itu, Manajer PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, menjelaskan bahwa PLTA KMH terhubung langsung ke jaringan SUTT 150 kV yang menjadi bagian dari sistem kelistrikan Sumatra.

Saat gangguan besar melanda jaringan listrik Sumatra pada 22 Mei lalu, suplai dari PLTA Kerinci langsung dialihkan untuk membantu pemulihan listrik di berbagai wilayah lain.

“Hampir seluruh Pulau Sumatra mengalami pemadaman. Kerinci dan Kota Sungai Penuh justru termasuk wilayah yang tetap bertahan lebih lama,” ujar Eko.

Baca Juga :  Kodim 0417/Kerinci Tebar Kepedulian Lewat Ibadah Kurban Iduladha 2025

Namun, karena banyak daerah lain masih mengalami gangguan, PLN melakukan pengaturan beban secara bertahap agar proses pemulihan berjalan merata.

Akibatnya, Kerinci dan Sungai Penuh juga ikut menjalani pemadaman bergilir demi menjaga kestabilan sistem listrik Sumatra secara keseluruhan.

PLN Minta Dukungan Warga

PLN memastikan proses pemulihan terus berjalan hingga sistem kembali normal sepenuhnya.

“Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar kondisi kelistrikan segera stabil, sehingga tidak ada lagi pemadaman bergilir,” tutup Eko.

Penjelasan dari PT KMH dan PLN ini sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat. Meski PLTA Kerinci memiliki kapasitas besar, sistem kelistrikan yang terhubung ke jaringan Sumatra membuat pasokan listrik harus dibagi untuk membantu daerah lain saat terjadi gangguan besar.

Kini, PLTA Kerinci tidak hanya menjadi penopang listrik bagi Kerinci dan Sungai Penuh, tetapi juga berperan penting menjaga stabilitas listrik di Pulau Sumatra.**

Share :

Baca Juga

Daerah

Terekam CCTV! Motor Jamaah Dibawa Kabur Saat Subuh
Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh Raih Tujuh Penghargaan Bergengsi pada HKN 2025

Daerah

Kota Sungai Penuh Raih 8 Penghargaan HKN Ke-61, Mantapkan Menuju Kota Juara
LKPj 2025 di DPRD, Ekonomi Sungai Penuh Tumbuh 4,39 Persen

Daerah

LKPj 2025 di DPRD, Ekonomi Sungai Penuh Tumbuh 4,39 Persen

Daerah

Tegas! Kodim Kerinci Periksa HP Anggota, Pastikan Bebas Judi Online

Daerah

Tujuh Tersangka Korupsi Proyek PJU Kerinci Ditetapkan Kejari Sungai Penuh
Warga Semumu Geger, Pria 41 Tahun Ditemukan Tergantung

Daerah

Warga Semumu Geger, Pria 41 Tahun Ditemukan Tergantung
Anwar Sadat memimpin Rakor lintas sektoral ketahanan pangan

Daerah

Gaspol Ketahanan Pangan! Anwar Sadat Kumpulkan Semua Sektor, Targetkan Lahan Tidur Jadi Produktif

Daerah

PW IWO Jambi Terima Penghargaan di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke 68