Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Muaro Tebo

Senin, 8 Juni 2026 - 18:35 WIB

Berkedok Ritual Penyembuhan, Pengasuh Ponpes Tebo Ditangkap

Berkedok Ritual Penyembuhan, Pengasuh Ponpes Tebo Jadi Tersangka

Berkedok Ritual Penyembuhan, Pengasuh Ponpes Tebo Jadi Tersangka

Tebo, aksarabrita.com – Satreskrim Polres Tebo menetapkan AF (37), pengelola sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Falah di Desa Lubuk Mandarsah, Kecamatan Tengah Ilir, sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati.

Kasus ini mencuat setelah keluarga korban bersama warga menyampaikan laporan kepada pihak kepolisian. Polisi kemudian bergerak cepat dengan memeriksa saksi, korban, dan mengumpulkan berbagai alat bukti.

Kapolres Tebo, AKBP Triyanto, mengatakan penyidik telah mengantongi bukti yang cukup untuk menetapkan AF sebagai tersangka.

“Kami telah menetapkan AF sebagai tersangka setelah penyidik mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi,” kata AKBP Triyanto di Mapolres Senin (8/6/26).

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan sedikitnya tujuh santriwati menjadi korban. Polisi juga menemukan fakta bahwa satu korban telah melahirkan seorang anak.

Baca Juga :  Wako Alfin Ajak Warga Sungai Penuh Teladani Akhlak Rasulullah di Maulid Nabi 1448 H

Penyidik menduga AF menjalankan aksinya selama beberapa tahun terakhir. Polisi kini terus mengembangkan penyelidikan untuk memastikan ada atau tidaknya korban lain yang belum melapor.

Menurut penyidik, AF memanfaatkan posisinya sebagai pengasuh dan pengelola pondok pesantren untuk mendekati para korban. Ia diduga menggunakan dalih pendampingan dan penyembuhan trauma agar korban menuruti keinginannya.

Polisi menemukan dugaan tindak kekerasan seksual itu terjadi di beberapa lokasi dalam lingkungan pondok pesantren, termasuk rumah pribadi tersangka dan sejumlah area lainnya.

AKBP Triyanto menegaskan penyidik masih terus mendalami perkara tersebut. Tim penyidik saat ini fokus menggali keterangan tambahan dari saksi dan korban guna memperkuat berkas perkara.

“Kami terus mendalami kasus ini. Kami juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait perkara ini agar segera melapor kepada kepolisian,” ujarnya.

Baca Juga :  Kode Stumble Guys Terbaru 18 April 2026, Full Hadiah Gratis

Saat ini AF menjalani penahanan di Mapolres Tebo. Penyidik menjeratnya dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

Polres Tebo juga menggandeng pihak terkait untuk mendampingi para korban selama proses hukum berlangsung. Polisi memastikan setiap korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini masih terus berkembang. Penyidik membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk membantu proses pengungkapan perkara secara menyeluruh. (Tim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Monadi Pimpin Rakor TP3S, Tegaskan Komitmen Kerinci Bebas Stunting 2025

Daerah

Bupati Monadi Hadiri Groundbreaking SPPG Polres Kerinci
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin menghadiri entry meeting pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Kamis (19/2/2026).

Daerah

Wali Kota Alfin Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah di Hadapan BPK
Program JAMBUL di Tanjab Barat Perkuat Wajib Belajar 13 Tahun

Daerah

Program JAMBUL di Tanjab Barat Perkuat Wajib Belajar 13 Tahun

Daerah

Gerakan Pangan Murah, Ini Kata PJ Bupati Kerinci Asraf

Daerah

Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Kunjungi Kodim 0416/Bungo Tebo

Daerah

Jadwal Lengkap Perempat Final Liga Europa 2025: Siapa Melaju ke Semifinal?
Gunardi Pastikan Pelayanan Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib Maksimal

Daerah

Gunardi Pastikan Pelayanan Pasien Cuci Darah di RSUD MH Thalib Maksimal