Jambi, Aksarabrita.com // Aksi nekat seorang pengemudi mobil Mitsubishi Pajero Sport berakhir di gerbang Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jambi). Pengemudi berinisial DK (20) menerobos pagar Mapolda Jambi, Minggu (18/1/2026) dini hari, setelah sebelumnya terlibat kecelakaan beruntun di sejumlah titik di Kota Jambi. Hasil pemeriksaan menunjukkan DK positif mengonsumsi narkoba.
Peristiwa bermula saat kendaraan Pajero Sport bernomor polisi B 1989 PRS, yang diduga menggunakan pelat tidak resmi, menyenggol pengendara sepeda motor di kawasan Kota Baru, Kota Jambi. Diduga panik usai kejadian tersebut, DK melarikan diri dengan memacu kendaraannya ke arah Mapolda Jambi.
Dalam upaya melarikan diri, mobil yang dikemudikan DK kembali terlibat kecelakaan di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Tugu Keris, jalan menuju GOR, serta Simpang Kebun Kopi. Laju kendaraan baru terhenti setelah menabrak pagar gerbang Mapolda Jambi sekitar pukul 03.10 WIB.
Akibat insiden tersebut, pagar gerbang Mapolda Jambi mengalami kerusakan parah. Sejumlah pengendara sepeda motor juga dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, pengemudi berhasil diamankan oleh petugas piket penjagaan setelah kendaraan berhenti di dalam area Mapolda.
“Pengemudi diamankan setelah mobil yang dikendarainya menabrak traffic cone di area Mapolda Jambi,” kata Erlan Munaji, Minggu (18/1/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, DK diduga mengemudikan kendaraan dalam kondisi terpengaruh narkotika. Hasil tes urine menunjukkan yang bersangkutan positif mengandung zat amphetamine dan methamphetamine.
Petugas dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi segera mengevakuasi para korban kecelakaan dan membawa mereka ke Rumah Sakit Siloam Jambi untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sejumlah lokasi kecelakaan.
Sementara itu, DK saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi guna pendalaman kasus, termasuk dugaan penggunaan narkotika dan pelanggaran lalu lintas lainnya.
“Pelaku telah diamankan dan proses penyelidikan masih berjalan,” tutup Erlan Munaji.


















