Home / Daerah / Merangin

Selasa, 8 September 2026 - 10:58 WIB

Bupati M. Syukur Soroti Sanitasi Merangin, Camat Diminta Aktif Pantau Kesehatan Warga

Bupati M. Syukur Buka STBM 5 Pilar

Bupati M. Syukur Buka STBM 5 Pilar

BANGKO, Aksarabrita.com — Bupati Merangin M. Syukur menyoroti persoalan sanitasi dan kesehatan lingkungan di tengah masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, terutama camat, turun langsung memantau kondisi warga dan lingkungan di wilayah masing-masing.

M. Syukur menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan Advokasi, Penguatan Komitmen, Penandatanganan Komitmen Bersama, dan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar di Aula Hotel Family Inn Bangko, Selasa (8/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, M. Syukur hadir bersama Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni dan Ketua TP PKK Kabupaten Merangin, Lavita Syukur. Sejumlah kepala OPD, camat, kepala puskesmas, kepala desa, dan lurah turut mengikuti kegiatan itu.

M. Syukur menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan dan sanitasi lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Menurutnya, masyarakat perlu membangun kebiasaan hidup bersih mulai dari lingkungan rumah hingga lingkungan tempat tinggal.

Baca Juga :  Dinkes Dampingi Wako Alfin Audiensi ke Kemenkes, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

“Isu kesehatan dan sanitasi lingkungan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan semata. Pola hidup bersih dan sehat adalah tanggung jawab kita bersama. Menjaga lingkungan, pola hidup, hingga sanitasi yang baik harus dimulai dari kesadaran diri sendiri,” ujar M. Syukur.

Bupati juga menyoroti praktik buang air besar sembarangan yang masih terjadi, termasuk di aliran drainase kawasan perkotaan. Kebiasaan tersebut dapat mencemari lingkungan dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

Karena itu, M. Syukur meminta camat mengambil peran lebih aktif dalam menangani persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia menilai camat tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga perlu memahami kondisi sosial dan lingkungan di wilayahnya.

Baca Juga :  Fahrudin Mundur, Ini Alasan di Balik Keputusannya

“Camat adalah pimpinan wilayah. Apapun yang terjadi di kecamatan, baik isu lingkungan, sosial, hingga kesehatan masyarakat, itu menjadi tanggung jawab camat. Sering-seringlah turun dan duduk bersama tokoh masyarakat untuk menyerap aspirasi serta mencari solusi atas persoalan warga,” tegasnya.

M. Syukur juga mengapresiasi Dinas Kesehatan dan seluruh pihak yang mendorong pelaksanaan STBM 5 Pilar. Ia berharap komitmen bersama tersebut mampu memperkuat sinergi pemerintah hingga tingkat desa dan kelurahan.

Lima pilar STBM mencakup penghentian buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengamanan sampah rumah tangga, serta pengamanan limbah cair rumah tangga. (***)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Monadi Pimpin Rapat Strategis di Hari Libur, Targetkan Surplus 100 Ribu Ton Beras
Wabup Tanjab Barat Lantik Lima Pejabat Manajerial

Daerah

Wabup Tanjab Barat Lantik Lima Pejabat Manajerial

Batang Hari

Peserta BPJS Kesehatan Kelas 1-2 Bisa Naik ke Kelas VIP, Cek Caranya

Batang Hari

Pemuda Dikenal Baik, Mutilasi Cewek Cantik dan Dibuang ke Sungai

Batang Hari

Peserta Tes PPPK Tahap 2 Wajib Cetak Ulang Kartu Ujian
Misteri Kematian Brigadir Eko, Polda Jambi Ambil Alih Penyelidikan

Daerah

Misteri Kematian Brigadir Eko, Polda Jambi Ambil Alih Penyelidikan
Sungai Penuh Perkuat Perencanaan Tata Ruang

Daerah

Sungai Penuh Perkuat Perencanaan Tata Ruang
Polda Jambi Komitmen Tolak Judi Online dan Narkoba

Daerah

Polda Jambi Komitmen Tolak Judi Online dan Narkoba