Aksarabrita.com — Kangen Band memasuki babak baru setelah gitaris, Dodhy Hardiyanto, mengumumkan pembubaran, Sabtu (12/9/2026). Dodhy menyebut persoalan internal dan rasa sakit hati yang ia simpan selama bertahun-tahun sebagai alasan di balik keputusan tersebut.
Dodhy menyampaikan pengumuman itu melalui akun Instagram pribadinya, @dodhyofficial. Ia mengaku mengambil keputusan tersebut dengan kesadaran penuh setelah menghadapi persoalan yang menurutnya mengandung unsur kezaliman di dalam grup.
“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezoliman di dalamnya. Saya selaku owner dan founder Kangen Band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama,” tulis Dodhy.
Sebagai pendiri sekaligus pemilik hak atas nama Kangen Band, Dodhy kemudian mengambil sikap tegas terhadap aktivitas mantan personel. Ia meminta para personel dan penyelenggara acara tidak membawa lagu-lagu ciptaannya dalam kegiatan yang melibatkan mantan personel Kangen Band.
“Untuk para personil yang terlibat dan para EO dilarang keras member dari ex Kangen Band membawa lagu-lagu ciptaan saya. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” tulis Dodhy.
Setelah pengumuman tersebut, Dodhy kembali mengungkap salah satu persoalan yang membuatnya kecewa. Ia menyoroti aktivitas Andika Mahesa yang kerap mengambil pekerjaan menyanyi di luar agenda Kangen Band.
Dodhy menilai Andika terlalu sering menerima pekerjaan menyanyi sendiri tanpa melibatkan atau berkoordinasi dengan personel Kangen Band lainnya. Menurut Dodhy, persoalan itu ikut mendorongnya mengambil keputusan untuk membubarkan grup yang ia bangun sejak 2005.
“Enak saja dia (Andika) sering nyanyi sendiri, zalim dia. Lebih baik saya bubarkan. Lagu-lagu saya, saya yang membangun Kangen Band,” ujar Dodhy dalam video akun TikTok @LambeTikTok, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Keputusan Dodhy muncul hanya beberapa hari setelah Kangen Band tampil di Pujaan Hati Music Fest Hong Kong 2026, Minggu (6/9/2026).
Rentetan peristiwa tersebut membuat kabar pembubaran Kangen Band semakin menarik perhatian. Publik kini menyoroti konflik internal yang muncul setelah Dodhy mengungkap rasa sakit hati dan menyebut adanya kezaliman dalam grup.
Sementara itu, Andika sebelumnya mengaku belum memahami persoalan yang mendorong Dodhy mengumumkan pembubaran Kangen Band. Perbedaan keterangan antara keduanya membuat publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut mengenai persoalan yang terjadi di tubuh grup tersebut. (***)




















