JAMBI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh, Alpian, menghadiri pembukaan Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Jambi, Minggu (1/11). Ia hadir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh, Ny. Winda Rahayu Alpian, di halaman Kantor Wali Kota Jambi.
Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., membuka bazar tersebut. Kegiatan ini turut memeriahkan MTQ sekaligus mendorong promosi produk unggulan daerah.
Seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi ikut meramaikan bazar. Setiap daerah memamerkan beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner khas.
Selain memperkenalkan produk lokal, bazar ini membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jaringan pemasaran.
Sekda Alpian mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai bazar MTQ memberi peluang bagi pelaku UMKM Kota Sungai Penuh untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap produk-produk unggulan Kota Sungai Penuh semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Pemerintah Kota Sungai Penuh tentu terus mendukung pengembangan UMKM dan kreativitas para pelaku usaha lokal,” ujar Alpian.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E., menilai bazar ini mampu mendorong kemajuan UMKM. Kegiatan tersebut juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk.
“Melalui bazar ini, kita ingin memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulannya, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal. Kita berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Bazar MTQ juga memperkuat kerja sama antarkabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Melalui kegiatan ini, setiap daerah dapat saling mendukung dalam mengembangkan UMKM dan melestarikan kerajinan lokal.
Selain itu, promosi produk unggulan membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Upaya ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.**



















