BERITA SUNGAI PENUH // Pemerintah Kota Sungai Penuh menunjukkan komitmen kuat dalam menangani ancaman banjir. Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah program normalisasi sejumlah aliran sungai di wilayah kota.
Sejumlah titik sungai menjadi fokus utama pengerjaan, di antaranya:
- Sungai Bungkal
- Muara Jaya
- Air Sempit
- Batang Merao
Langkah ini sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Alfin, SH, bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam mewujudkan Kota Sungai Penuh yang lebih aman dan nyaman.
Program normalisasi meliputi beberapa tahapan, antara lain:
- Pengerukan endapan sungai
- Pelebaran aliran
- Pendalaman dasar sungai
- Perapian jalur aliran
- Penguatan tebing
Selain mencegah potensi banjir, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas aliran sungai sekaligus memulihkan fungsinya agar kembali optimal.
Wali Kota Alfin menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta menjalin sinergi dengan PU Provinsi Jambi dan BWSS VI.
“Normalisasi ini bagian dari langkah antisipasi banjir. PUPR Kota Sungai Penuh telah saya instruksikan untuk memprioritaskan kegiatan normalisasi, termasuk pembersihan sampah. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan pusat,” ungkap Wali Kota Alfin.
Dengan adanya program ini, Pemkot Sungai Penuh berharap risiko banjir dapat ditekan seminimal mungkin. Selain itu, aliran sungai diharapkan bisa kembali berfungsi



















