Kuala Tungkal, Aksarabrita.com // Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung lembaga pendidikan keagamaan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menerima hibah 40 ton beras dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Jambi untuk disalurkan kepada pondok pesantren yang berada di wilayah Tanjung Jabung Barat.
Kegiatan penyerahan berlangsung di Pondok Pesantren Al Baqiyatusshalihat Kuala Tungkal, Kamis (30/10). Dalam acara tersebut, Bupati Anwar Sadat dan Kepala KPPBC TMP B Jambi, Indra Gautama Sukiman menandatangani Berita Acara Serah Terima dan Naskah Hibah.
Setelah penandatanganan, Kepala Bea Cukai Jambi menyerahkan beras secara simbolis kepada Bupati. Bupati kemudian langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada pimpinan pondok pesantren sebagai penerima manfaat.
Acara ini turut menghadirkan Asisten Administrasi Umum Setda, KPPN Kuala Tungkal, perwakilan KPKNL Provinsi Jambi, Kepala Perum Bulog, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Tanjung Jabung Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi atas dukungan Bea Cukai terhadap dunia pendidikan keagamaan di daerahnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saya menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bea dan Cukai Jambi. Semoga bantuan ini memberikan manfaat luas bagi pondok pesantren dan para santri,” ujar Bupati.
Bupati juga memastikan pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi, termasuk kementerian dan lembaga vertikal, untuk menjalankan program sosial dan kemanusiaan. Ia berharap bantuan ini memperkuat pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus mendukung pembinaan karakter santri.
Kepala KPPBC TMP B Jambi, Indra Gautama Sukiman, menjelaskan bahwa beras tersebut berasal dari hasil pemeriksaan fisik barang impor pada September 2025 yang kemudian berstatus sebagai Barang Milik Negara (BMN). Setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan, pihaknya menghibahkan beras tersebut melalui KPKNL Provinsi Jambi.
“Kami bersyukur dapat menyalurkan hibah ini kepada pondok pesantren yang membutuhkan. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Pemkab Tanjung Jabung Barat berharap hibah ini memperkuat ketahanan pangan di pondok pesantren sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan fokus. (JV)








