Home / Daerah / Pemerintah

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:27 WIB

Hutan Adat Jambi Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Desa

Hutan Adat Jambi Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Desa

Hutan Adat Jambi Didorong Jadi Kekuatan Ekonomi Desa

JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi mempercepat pengakuan hutan adat sebagai bagian dari target nasional menuju 1,4 juta hektar hutan adat di Indonesia. Komitmen itu ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., saat membuka Festival Hutan Adat Jambi di Pendopo Kantor Gubernur Jambi, Selasa (19/5/2026).

Festival bertema “Wujudkan UU Masyarakat Adat untuk Mencapai 1,4 Juta Hektar Hutan Adat Menuju Nusantara Lestari” tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan di bidang kehutanan dan masyarakat adat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, M.E., Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi H. Andri Yushar Andria, S.Hut., M.Si., perwakilan Dirjen Perhutanan Sosial, Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat Kementerian Kehutanan RI, serta Balai Perhutanan Sosial Kampar.

Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat pengakuan dan pengelolaan hutan adat sebagai bagian dari agenda strategis nasional.

“Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen mempercepat pengakuan hutan adat karena terbukti mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat hukum adat,” tegas Sudirman.

Baca Juga :  Update Senin: Indonesia Peringkat 2 SEA Games 2025

Ia menilai masyarakat hukum adat memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem hutan di Jambi. Karena itu, pemerintah perlu memberi ruang yang lebih luas bagi masyarakat adat dalam pembangunan daerah.

“Keberadaan hutan adat di Jambi menunjukkan masyarakat hukum adat menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Mereka harus mendapat peran yang lebih kuat dalam pembangunan,” lanjutnya.

Sudirman juga mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi agar pengelolaan hutan adat berjalan berkelanjutan dan memberi dampak ekonomi, sosial, serta budaya bagi masyarakat.

“Festival Hutan Adat ini harus menjadi momentum memperkuat sinergi semua pihak agar pengelolaan hutan adat semakin berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam sesi wawancara, Sudirman menyebut lomba pengelolaan hutan adat tersebut menjadi yang pertama digelar di Provinsi Jambi. Pemerintah daerah menginisiasi kegiatan itu untuk memotivasi kepala desa dan pengelola hutan adat di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Resmi 1 Juli! Pemerintah Buka Akses Pinjaman Hingga Rp3 Miliar untuk Kopdes

“Kami berharap festival ini berkembang hingga tingkat nasional dan melahirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat adat di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Andri Yushar Andria, mengatakan festival tersebut menjadi langkah konkret mempercepat pengakuan masyarakat adat sekaligus mendukung target nasional hutan adat.

“Festival ini mendorong percepatan pengakuan masyarakat adat dan mendukung target 1,4 juta hektar hutan adat menuju nusantara lestari,” ujar Andri.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga menyerahkan penghargaan kepada lembaga pengelola hutan adat terbaik tingkat provinsi.

Lembaga Pengelola Hutan Adat Dusun Baru Pelepat, Kabupaten Bungo, meraih peringkat pertama dengan nilai 93,7. Posisi kedua diraih Lembaga Pengelola Hutan Adat Hulu Air Lempur Lekuk Limo Puluh Tumbi, Kabupaten Kerinci, dengan nilai 92,9. Sementara peringkat ketiga diraih Lembaga Pengelola Hutan Adat Rimbo Penghulu Depati Gento Rajo, Kabupaten Merangin, dengan nilai 87,2. (Tim)

Share :

Baca Juga

Lima Rumah Hanyut, Bupati Syukur Tinjau dan Beri Bantuan

Daerah

Keterbatasan APBD, Bupati M. Syukur Prioritaskan Korban Banjir
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh

Nasioanal

Bagaimana Kelanjutan PPPK Paruh Waktu? Ini Penjelasannya!
Jam Kerja PPPK Paruh Waktu, Pulang Lebih Cepat

Daerah

Jam Kerja PPPK Paruh Waktu, Pulang Lebih Cepat

Batang Hari

Resmi dari BKN: Guru PNS Akan Dipensiunkan Ketika Mencapai Usia Sesuai Jenjang Jabatan
Ini Kategori Masyarakat yang Berhak Menerima Bantuan Sosial

Nasioanal

Ini Kategori Masyarakat yang Berhak Menerima Bantuan Sosial
Diskominfosta Luncurkan E-Media, Sistem Baru Kerja Sama Media

Daerah

Diskominfosta Luncurkan E-Media, Sistem Baru Kerja Sama Media
Pelantikan KORMI Kerinci, Langkah Baru Majukan Olahraga Masyarakat

Daerah

Pelantikan KORMI Kerinci, Langkah Baru Majukan Olahraga Masyarakat
28 ASN Adu Kompetensi Rebut JPT Pratama Kota Sungai Penuh 2025

Daerah

28 ASN Adu Kompetensi Rebut JPT Pratama Kota Sungai Penuh