Home / Kesehatan & Olahraga / Nasioanal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:10 WIB

Kemenkes Tambah Layanan Kesehatan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kemenkes Tambah Layanan Kesehatan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Foto Kemenkes)

Kemenkes Tambah Layanan Kesehatan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Foto Kemenkes)

Jakarta, Aksarabrita.com // Kementerian Kesehatan RI bergerak cepat menambah layanan dan logistik kesehatan untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kemenkes memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terpenuhi tanpa jeda, terutama bagi pengungsi.

Kemenkes berkoordinasi intensif dengan dinas kesehatan daerah untuk mempercepat respons penanganan. Tim lapangan langsung melakukan rapid health assessment untuk memetakan risiko dan kebutuhan mendesak. Seluruh puskesmas dan rumah sakit meningkatkan kesiagaan, termasuk layanan mobile dan pos kesehatan di area pengungsian.

“Kami memperkuat layanan dasar, skrining, penanganan penyakit infeksi, dan pemantauan kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia,” ujar Kepala Pusat Krisis Kesehatan, Agus Jamaludin.

Pengiriman Logistik Kesehatan

Per 1 Desember 2025, Kemenkes mengirim dukungan logistik berikut ke wilayah terdampak:

  • 103 unit oxygen concentrator
  • 11.200 dus PMT Balita dan 6.000 dus PMT Ibu Hamil
  • Obat-obatan, BMHP, 2.000 masker bedah, 500 sarung tangan medis, dan 10 set APD petugas
  • 5 pasang sepatu boot, 2 sprayer manual, 2 paket water quality test kit, dan 100 jerigen lipat
  • 93 kantong jenazah, 5.500 kantong sampah medis berbagai ukuran, serta paket penjernih dan disinfektan air
  • 25 dus obat-obatan untuk layanan kesehatan
Baca Juga :  Kode ML Terbaru Hari Ini 2025 Resmi dari Moonton

Kemenkes mengerahkan 3 tim pendampingan krisis ke masing-masing provinsi terdampak. Kemenkes juga mengaktifkan Klaster Kesehatan dan Health Emergency Operation Center (HEOC) untuk mempercepat koordinasi layanan. Selain itu, Kemenkes memasang perangkat Starlink agar komunikasi lapangan tetap lancar.

Untuk memperkuat layanan kesehatan esensial, Kemenkes menurunkan tiga tim Tenaga Cadangan Kesehatan–Emergency Medical Team (EMT), yaitu EMT PKK Regional Sumbar, EMT PKK Regional Sumut, dan EMT Dinkes Aceh. Di Sumatera Barat, tenaga kesehatan membuka 13 titik layanan bersama organisasi profesi yang menyediakan layanan umum, konsultasi psikologi, dan pendampingan menyusui.

Kemenkes juga menyiagakan EMT rumah sakit vertikal dari RSUP Adam Malik, RSCM, RSUP M Djamil Padang, dan RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk memperkuat rujukan medis. Selain itu, Kemenkes mengirim dokter spesialis emergensi, ortopedi, obgyn, anak, anestesi, dokter umum, serta perawat agar layanan tetap optimal.

Baca Juga :  PLTA KMH Kerinci Hadirkan Beasiswa Hafidz Full Gratis

“Kami terus memantau situasi dan siap menambah dukungan bila diperlukan,” kata Agus.

(Kemenkes)

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Blangpidie Aceh, Getarannya Terasa Hingga Sumut
Mobil Pengangkut Makanan Gratis Tabrak Siswa SD di Cilincing

Hukum & Kriminal

Mobil MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing,14 Anak Terluka

Hukum & Kriminal

20 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kematian Prada Lucky
Pemutihan BPJS, Begini Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan

Nasioanal

Pemutihan BPJS, Begini Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan

Daerah

Terungkap Aktor Pembunuhan Kacab Bank di Jakarta

Batang Hari

Harapan Pupus, Pencarian Wira di Hutan RKE Resmi Dihentikan Setelah 10 Hari
Cek PIP 2025, Ini Cara, Besaran Bantuan, dan Syarat Pencairan

Nasioanal

Cek PIP 2025, Ini Cara, Besaran Bantuan, dan Syarat Pencairan
Telat Lapor SPT Tak Didenda DJP Beri Relaksasi hingga Akhir April 2026

Nasioanal

Bebas Denda! DJP Hapus Sanksi Telat Lapor SPT hingga 30 April 2026