Kesehatan, Aksarabrita.com // Durian mengandung karbohidrat, serat, mineral, serta berbagai vitamin yang membantu tubuh tetap sehat. Berkat nutrisinya, buah ini mampu meningkatkan energi, menjaga tekanan darah, hingga membantu mencegah kanker.
Durian (Durio zibethinus L.) tumbuh subur di wilayah tropis termasuk Indonesia. Banyak orang memanfaatkan buah berduri ini untuk mencegah dan mengatasi berbagai gangguan kesehatan.
Anda bisa menikmati durian secara langsung atau mengolahnya menjadi jus, puding, es krim, hingga kue.
Dalam 100 gram durian, tubuh memperoleh:
- 134 kalori
- 28 g karbohidrat
- 2,5 g protein
- 3,5 g serat
- 7 mg kalsium
- 44 mg fosfor
- 1 mg natrium
- 601 mg kalium
- 53 mg vitamin C
- Vitamin B1, B2, serta antioksidan seperti caffeic acid, quercetin, glutathione, dan karotenoid
Kombinasi nutrisi tersebut memberi berbagai manfaat untuk kesehatan.
1. Menambah energi
Tubuh menggunakan karbohidrat dalam durian sebagai sumber energi. Setelah dikonsumsi, karbohidrat berubah menjadi glukosa yang masuk ke sel dan mendukung aktivitas Anda sepanjang hari.
2. Melancarkan pencernaan
Serat dalam durian membuat kerja usus lebih optimal. Serat membantu melunakkan tinja dan mempermudah proses buang air besar. Efek prebiotiknya juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
3. Memperkuat imunitas
Vitamin C dalam durian memperkuat fungsi sel darah putih dalam melawan infeksi dan menjaga sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
4. Mengontrol tekanan darah
Kalium dalam durian membantu tubuh membuang natrium berlebih dan merilekskan pembuluh darah. Kondisi ini membuat aliran darah tetap lancar dan tekanan darah lebih stabil.
5. Mencegah kanker
Antioksidan seperti quercetin dan karotenoid bekerja menetralkan radikal bebas dan menghambat pertumbuhan sel kanker, terutama kanker payudara.
6. Mengatasi rasa lelah
Kandungan karbohidrat yang tinggi memberi tambahan energi. Banyak orang mengonsumsi durian untuk memulihkan stamina setelah aktivitas berat atau masa pemulihan sakit.
Selain manfaat utama tersebut, sebagian orang juga memanfaatkan durian untuk:
- meningkatkan gairah seksual
- meredakan demam
- membantu meredakan gejala gangguan liver
- meringankan malaria
- mempercepat penyembuhan luka
Biji durian pun sering mereka olah untuk meningkatkan imunitas dan mencegah gejala penyakit celiac, meski penelitian ilmiahnya masih sangat terbatas.
Mengonsumsi durian berlebihan dapat memicu mual, muntah, dan diare. Bau mulut juga lebih sulit hilang setelah memakannya.
Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi durian karena kandungan gulanya sangat tinggi. Ibu hamil dan menyusui juga perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum makan durian.
Hindari mengonsumsi durian bersama alkohol karena kombinasi keduanya dapat memicu mual, muntah, hingga jantung berdebar.
Jika Anda ingin menikmati durian tanpa efek samping, aturlah porsinya dan konsumsi dalam jumlah wajar. (*)




















