SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan dan pelayanan publik saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh, masa persidangan II.
Rapat tersebut menjadi forum penting bagi pemerintah kota untuk menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025.
Dalam penyampaiannya, Alfin menilai masukan dari DPRD sebagai bagian penting dalam memperbaiki arah kebijakan pembangunan. Ia memastikan seluruh saran akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah ke depan.
Pemerintah Kota Sungai Penuh, lanjutnya, akan fokus pada penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui langkah-langkah inovatif. Selain itu, kualitas belanja daerah juga akan diarahkan agar lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Upaya peningkatan ekonomi daerah juga menjadi perhatian utama. Pemerintah berkomitmen mendorong daya saing serta membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.
Di bidang pendidikan dan kesehatan, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas layanan secara merata. Kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan juga menjadi bagian dari prioritas pembangunan.
Sementara itu, dalam sektor lingkungan, pemerintah terus mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui program TPS3R. Dukungan regulasi telah disiapkan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 34 Tahun 2026 yang mengatur pembiayaan program tersebut dari dana desa dan bagi hasil pajak daerah.
Alfin juga menyampaikan bahwa sejumlah poin yang belum dibahas secara rinci akan ditindaklanjuti bersama perangkat daerah terkait.
Melalui rapat ini, pemerintah berharap kolaborasi antara eksekutif dan legislatif semakin kuat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong pembangunan Kota Sungai Penuh yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.***





