Home / Religi

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:29 WIB

Pemko Padang Bersihkan Material Longsor Tabing Banda Gadang

Pemko Padang Bersihkan Material Longsor Tabing Banda Gadang (Foto. Dok Diskominfo Kota Padang)

Pemko Padang Bersihkan Material Longsor Tabing Banda Gadang (Foto. Dok Diskominfo Kota Padang)

Padang, Aksarabrita.com // Pascabencana longsor, Pemerintah Kota Padang langsung bergerak. Alat berat menyisir Tabing Banda Gadang, Sabtu (20/12/2025), untuk membersihkan material longsor dan menekan risiko kejadian serupa.

Salah satu fokus pembersihan berlangsung di Kubu Utama, Tabing Banda Gadang. Pada Sabtu (20/12/2025), Pemko Padang menurunkan alat berat untuk mengangkat material longsor berupa tanah, batu, dan kayu yang menumpuk akibat bencana sebelumnya.

Petugas membuka kembali akses lingkungan dan meningkatkan keamanan kawasan melalui pembersihan tersebut. Tim lapangan bekerja secara bertahap dengan memanfaatkan alat berat agar proses berjalan cepat dan efektif.

Selain mengangkat material longsor, petugas juga menata area terdampak agar aliran air tetap lancar. Langkah ini bertujuan mengurangi potensi longsor susulan, terutama saat curah hujan tinggi.

Baca Juga :  Pengamanan Pemilu 2024 Kapolres Cek Kesiapan Perlengkapan Personilnya 

Tidak hanya di Tabing Banda Gadang, Pemko Padang juga mengerahkan tim untuk membersihkan sisa longsor di berbagai titik lain. Pemerintah menyesuaikan penanganan dengan tingkat kerusakan dan kondisi lapangan agar seluruh wilayah terdampak segera pulih.

Melalui upaya ini, Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Pemerintah berharap lingkungan kembali aman sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih nyaman. (*)

Share :

Baca Juga

Ayah Almarhum Prada Lucky Ditahan Denpom Ini Penyebabnya!

Hukum & Kriminal

Ayah Almarhum Prada Lucky Ditahan Denpom, Ini Penyebabnya!

Batang Hari

Peran Nadiem Makarim dalam Korupsi Chromebook Diungkap Kejagung, Meski Bukan Tersangka
You said: Helikopter Caracal TNI AU Distribusikan 2,8 Ton Bantuan ke Tanah Datar dan Agam Distribusi bantuan bagi warga terdampak longsor dan banjir bandang di Sumatera Barat kembali dilakukan Lanud Sutan Sjahrir menggunakan helikopter Caracal EC-725/H225M HT-7206, Rabu (10/12/2025). Upaya ini ditempuh karena akses darat ke sejumlah wilayah masih terputus akibat material longsor dan lumpur. Pengiriman pertama menyasar Lapangan Sawah Lingkuang, Tanah Datar, dengan total logistik 1.300 kilogram. Bantuan berupa kebutuhan pokok, makanan siap saji, air mineral, perlengkapan bayi, dan obat-obatan diturunkan untuk mendukung kebutuhan pengungsi. Selanjutnya, bantuan didistribusikan ke Lapangan Jorong Masang, Kabupaten Agam. Helikopter membawa 1.500 kilogram bantuan yang langsung diterima perwakilan posko bencana setempat. Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak. “Bantuan yang kita distribusikan hari ini adalah wujud sinergi dan kepedulian nyata dari banyak pihak,” ujarnya. Melalui pengiriman udara yang terus diupayakan, TNI AU berperan menjaga jalur bantuan tetap terbuka sekaligus memperkuat harapan warga di tengah masa pemulihan. buatkan naskah berita yang mengalir ChatGPT said: Berikut naskah berita yang lebih mengalir, rapi, dan enak dibaca: Helikopter Caracal TNI AU Salurkan 2,8 Ton Bantuan ke Tanah Datar dan Agam SUMATERA BARAT – TNI Angkatan Udara terus bergerak memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau warga terdampak longsor dan banjir bandang di Sumatera Barat. Pada Rabu (10/12/2025), Lanud Sutan Sjahrir kembali mendistribusikan bantuan menggunakan helikopter Caracal EC-725/H225M HT-7206 ke sejumlah wilayah yang masih terisolasi. Distribusi bantuan melalui jalur udara menjadi pilihan utama karena akses darat ke beberapa lokasi terdampak belum dapat dilalui akibat material longsor dan lumpur. Dengan dukungan helikopter Caracal, pengiriman logistik dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Pengiriman pertama menyasar Lapangan Sawah Lingkuang, Kabupaten Tanah Datar. Sebanyak 1.300 kilogram bantuan diturunkan di lokasi tersebut. Logistik yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok, makanan siap saji, air mineral, perlengkapan bayi, serta obat-obatan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. Usai menyelesaikan misi di Tanah Datar, helikopter Caracal melanjutkan penerbangan menuju Lapangan Jorong Masang, Kabupaten Agam. Di lokasi ini, TNI AU menyalurkan tambahan bantuan seberat 1.500 kilogram yang diterima langsung oleh perwakilan posko bencana setempat. Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, S.E., M.M., M.Han., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam penyaluran bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap warga yang tengah menghadapi masa sulit. “Bantuan yang kita distribusikan hari ini merupakan wujud sinergi dan kepedulian nyata dari banyak pihak untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya. Melalui upaya pengiriman udara yang terus dilakukan, TNI AU berperan menjaga jalur bantuan tetap terbuka sekaligus menghadirkan harapan bagi warga Tanah Datar dan Agam di tengah proses pemulihan pascabencana. Jika ingin, saya bisa lanjutkan dengan judul SEO, meta description, atau tag berita sesuai kebutuhan media kamu. You said: buatkan keterbacaan hijau dan hilangkan kalimat pasif ChatGPT said: Siap. Berikut naskah berita dengan keterbacaan hijau, kalimat aktif, mengalir, dan ringkas tanpa kehilangan substansi: Helikopter Caracal TNI AU Salurkan 2,8 Ton Bantuan ke Tanah Datar dan Agam

Nasioanal

Helikopter Caracal TNI AU Salurkan 2,8 Ton Bantuan

Batang Hari

Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan PLTA Kerinci Merangin Hydro
Foto Dok. Pengadilan Militer III-15 Kupang

Hukum & Kriminal

Kasus Prada Lucky Divonis! 17 Terdakwa Dituntut Berat
Dandim 0417/Kerinci dan Bupati Cek Banjir, Siap Bantu Warga

Daerah

Dandim 0417/Kerinci dan Bupati Cek Banjir, Siap Bantu Warga

Batang Hari

Kampung Tengah Resmi Bentuk Koperasi Merah Putih: Awal Baru Ekonomi Desa

Daerah

Bupati Monadi Pimpin Rakor TP3S, Tegaskan Komitmen Kerinci Bebas Stunting 2025