SUNGAI PENUH – Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh menghadiri Malam Pergelaran Seni Budaya di Luhah Rio Temenggung, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026.
Pergelaran seni berlangsung meriah. Masyarakat menikmati beragam pertunjukan seni tradisional yang menjadi warisan budaya daerah. Penampilan tersebut meliputi pencak silat, Tari Iyo-Iyo, Tari Rangguk, Tari Sekapur Sirih, hingga Tari Asyek yang mencerminkan kekayaan adat dan budaya masyarakat Sungai Penuh.
Kehadiran pimpinan dan anggota DPRD menunjukkan komitmen dalam mendukung pelestarian seni, budaya, dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dukungan ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap keberlangsungan nilai-nilai adat di tengah perkembangan zaman.
DPRD Kota Sungai Penuh mengapresiasi penyelenggaraan Malam Pergelaran Seni Budaya. Kegiatan tersebut dinilai mampu memperkuat kecintaan masyarakat, terutama generasi muda, terhadap budaya lokal sekaligus mendorong mereka untuk terus menjaga dan melestarikannya.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, pergelaran seni ini juga mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Kebersamaan tersebut diharapkan semakin memperkuat persatuan dalam menjaga identitas budaya Kota Sungai Penuh.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, Ketua PIAD Are Nur Angreini beserta anggota PIAD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. (**)



















