BERITA NASIONAL // Sejumlah tenaga honorer yang dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tahun 2025 mengeluhkan belum bisa mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) di laman resmi SSCASN BKN.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan penjelasan terkait kendala tersebut. Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian dan Digitalisasi ASN BKN, Suharmen, menyampaikan bahwa belum semua honorer dapat mengakses pengisian DRH karena sistem masih melakukan proses sinkronisasi data.
“Saat ini memang ada sebagian honorer yang belum bisa mengisi DRH. Itu bukan berarti mereka bermasalah, tapi datanya sedang dalam tahap penyesuaian agar sesuai dengan hasil seleksi yang sudah diumumkan,” ungkap Suharmen.
Ia menambahkan, pengisian DRH dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang sudah ditentukan BKN. Para honorer diminta untuk terus memantau akun SSCASN masing-masing karena akses akan dibuka secara bergiliran.
Selain sinkronisasi data, BKN juga memastikan bahwa proses ini bertujuan untuk mencegah adanya kesalahan input dan menjaga keakuratan dokumen yang menjadi dasar penetapan NIP PPPK.
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh honorer yang lulus seleksi tidak perlu khawatir, karena kesempatan untuk mengisi DRH tetap diberikan sebelum batas waktu yang ditentukan.
Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan tenaga honorer lebih tenang dan tetap mengikuti perkembangan resmi melalui pengumuman di SSCASN BKN serta kanal informasi pemerintah terkait.



















