Aksarabrita.com – Dunia peternakan internasional kembali mencuri perhatian publik setelah seekor sapi betina ras Nelore asal Brasil mencetak rekor sebagai sapi termahal di dunia. Sapi bernama Viatina-19 FIV Mara Móveis itu terjual dengan valuasi fantastis mencapai sekitar US$4,8 juta atau setara Rp78 miliar.
Penjualan spektakuler tersebut berlangsung dalam lelang di Arandú, São Paulo, Brasil, pada Juli 2023. Nilai fantastis itu langsung mengantarkan Viatina-19 masuk dalam catatan Guinness World Records sebagai sapi termahal yang pernah dilelang di dunia.
Viatina-19 menarik perhatian karena memiliki ukuran tubuh jauh di atas rata-rata sapi Nelore biasa. Bobotnya mencapai sekitar 1.100 kilogram atau hampir dua kali lebih berat dibanding sapi Nelore dewasa pada umumnya. Tubuhnya tampak besar, berotot, dan proporsional sehingga banyak orang menjulukinya sebagai “supercow”.
Sapi berwarna putih bersih dengan tanduk kecil tersebut berusia sekitar empat tahun saat rekor dunia dicatat. Sejumlah perusahaan peternakan besar di Brasil juga ikut memiliki saham kepemilikan sapi unggulan ini.
Harga Viatina-19 melambung tinggi karena faktor genetika unggul yang dimilikinya. Ras Nelore sendiri terkenal tahan terhadap cuaca panas, kuat menghadapi penyakit, serta mampu menghasilkan kualitas daging premium dengan pertumbuhan cepat.
Tak hanya itu, embrio dan sel telur Viatina-19 juga memiliki nilai ekonomi sangat tinggi. Dalam satu kali koleksi, harga embrio sapi ini bahkan mencapai ratusan ribu dolar AS. Para peternak rela mengeluarkan dana besar karena keturunan Viatina-19 diyakini mampu meningkatkan kualitas ternak secara signifikan.
Fenomena ini menunjukkan kemajuan industri peternakan modern di Brasil. Negara tersebut kini menjadikan genetika sapi sebagai bisnis bernilai tinggi untuk mendukung ekspor daging dan pengembangan bibit unggulan.
Meski beberapa sapi Nelore lain sempat mendekati rekor serupa, Viatina-19 tetap bertahan sebagai ikon “supercow” sekaligus sapi termahal di dunia hingga saat ini.**




















