Home / Daerah / Tanjung Jabung Barat

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:10 WIB

Tanam Perdana PM-AAS, Kementan Sulap Sawah Tanjab Barat Jadi Modern

Tanam Perdana PM-AAS, Kementan Sulap Sawah Tanjab Barat Jadi Modern

Tanam Perdana PM-AAS, Kementan Sulap Sawah Tanjab Barat Jadi Modern

TANJAB BARAT, Aksarabrita.com – Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) mulai menyulap ribuan hektare sawah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi lahan pertanian modern berbasis teknologi. Langkah nyata ini bermula saat Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Tanjab Barat, Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., memimpin aksi Tanam Perdana Padi Program Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Rabu (10/6).

Kementan menetapkan Kabupaten Tanjab Barat sebagai lokasi pelaksana program PM-AAS untuk Provinsi Jambi karena daerah ini memiliki potensi pangan yang luar biasa. Sepanjang tahun 2025, petani Tanjab Barat sukses memproduksi 39.263 ton padi dengan tingkat produktivitas 4,579 ton per hektare di atas lahan baku sawah seluas 6.220 hektare.

“Kementan memilih Kecamatan Batang Asam karena wilayah ini menjadi satu-satunya kecamatan di Tanjab Barat yang mengoperasikan jaringan irigasi teknis. Infrastruktur ini menjadi modal krusial untuk menyukseskan pertanian modern,” ujar Firdaus Khatab saat membacakan sambutan Bupati.

Dari total 1.016 hektare sawah di Batang Asam, Desa Rawa Medang mengantongi potensi terbesar dengan hamparan persahawan seluas 470 hektare yang sangat ideal untuk pengembangan teknologi pertanian.

Baca Juga :  Jangan Terlewat! Kode Redeem Genshin Impact Terbaru Hari Ini

Sebagai langkah awal, Kementan melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi telah sukses menguji coba lahan percontohan (demplot) seluas 2 hektare. Memasuki fase tanam perdana ini, kelompok tani penerima manfaat langsung tancap gas menggarap areal seluas 100 hektare secara bersama-sama.

Melalui program PM-AAS, para petani menerima dukungan penuh berupa bantuan pengolahan lahan, benih unggul, pupuk, dolomit, serta sarana produksi lainnya. Direktur Wilayah BRMP Jambi, Yunimar, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa program ini mengandalkan inovasi mutakhir, termasuk sistem tanam benih langsung (Tabela).

“Kami optimis teknologi ini mampu memangkas biaya operasional sekaligus mendongkrak produktivitas padi hingga menyentuh angka 10 ton per hektare,” kata Yunimar.

Yunimar menambahkan, keberhasilan program ini menuntut sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, brigade pangan, dan para petani dalam menerapkan pola budidaya yang lebih maju.

Baca Juga :  Bupati Muaro Jambi Perkuat Wawasan Kebangsaan di Lemhannas

Aksi tanam bersama ini juga membuka ruang diskusi hangat untuk menyatukan komitmen seluruh pihak. Sebagai simbol mulainya era pertanian modern, para pejabat dan perwakilan petani turun langsung ke sawah untuk menanam padi bersama. (***)

Share :

Baca Juga

Wako Sungai Penuh Alfin Santuni 350 Anak Yatim

Daerah

MasyaAllah! Wako Sungai Penuh Alfin Santuni 350 Anak Yatim

Daerah

Terekam CCTV! Motor Jamaah Dibawa Kabur Saat Subuh
Bupati Monadi dan Wabup Murison bersama warga di Stadion Mini Merpati Hiang

Daerah

Stadion Mini Merpati Hiang Mulai Dibangun Dorong Kemajuan Olahraga
Kopi Kerinci Menuju Panggung Dunia, Festival Kopi 2026 Digelar di Kayu Aro

Daerah

Festival Kopi Kerinci 2026 Hadir di Kayu Aro, Saatnya Kopi “Tanah Surga” Mendunia
Kapolres Pesisir Selatan Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat Personel

Daerah

Personel Polres Pesisir Selatan Naik Pangkat, AKBP Derry Indra Ingatkan Profesionalisme

Daerah

Hijrah Bersama, Warga Sungai Penuh Penuhi Jalanan dengan Obor dan Doa

Daerah

Tegas! Kodim Kerinci Periksa HP Anggota, Pastikan Bebas Judi Online
Demo Mahasiswa di DPRD Jambi Ricuh, Polisi Gagalkan Pembakaran Ban

Daerah

Demo di DPRD Jambi Ricuh, Polisi Gagalkan Pembakaran Ban