TANJUNG JABUNG TIMUR – Kabupaten Tanjung Jabung Timur resmi masuk dalam 17 kabupaten/kota di Indonesia yang menjalankan program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) pada 2026. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur memperkuat komitmen tersebut melalui penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Tangerang, Kamis (30/7/2026).
Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dillah Hikmah Sari, menandatangani NPHD sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pembangunan dan operasional Sekolah Nasional Terintegrasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Pemkab Tanjung Jabung Timur menghibahkan lahan seluas 21 hektare di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) untuk lokasi pembangunan sekolah. Langkah tersebut mempercepat pelaksanaan program pendidikan unggulan di daerah.
Program Sekolah Nasional Terintegrasi menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan mutu pendidikan di berbagai daerah. Pada 2026, pemerintah hanya memilih 17 kabupaten/kota untuk menjalankan program tersebut, dan Tanjung Jabung Timur berhasil menjadi salah satunya.
Bupati Dillah Hikmah Sari mengatakan, kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi akan memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Tanjung Jabung Timur.
Menurutnya, sekolah tersebut akan membina siswa-siswi berprestasi agar tumbuh menjadi sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Pemkab Tanjung Jabung Timur kini mempersiapkan tahapan pembangunan bersama Kemendikdasmen. Kedua pihak menargetkan sekolah mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Program ini memperkuat langkah Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam menghadirkan pemerataan akses pendidikan berkualitas sekaligus mencetak generasi unggul untuk masa depan daerah.



















