Aksarabrita.com – TNI Angkatan Laut mengerahkan dua helikopter untuk mendistribusikan 1,2 ton bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (27/8/2026).
TNI AL menjalankan misi kemanusiaan tersebut untuk menjangkau wilayah terisolir yang menghadapi keterbatasan akses transportasi. Kondisi geografis NTT yang sulit juga mendorong TNI AL mengoptimalkan unsur udara agar distribusi kebutuhan pokok berjalan cepat dan merata.
Dalam misi tersebut, TNI AL mengoperasikan Helikopter AS 565 MBe Panther HS-1305 dan Helikopter Bell 412 EP HU-4205.
Helikopter AS 565 MBe Panther HS-1305 mengangkut bantuan sebanyak dua sortie. Setiap sortie membawa 400 kilogram logistik dengan rute Maumere–Pulau Sukun–Maumere.
Kapten Laut (P) Riffan dan Lettu Laut (P) Marfi menerbangkan Helikopter Panther dalam misi tersebut.
Sementara itu, Helikopter Bell 412 EP HU-4205 mengangkut 400 kilogram bahan kebutuhan pokok melalui rute Labuan Bajo–Nagekeo–Labuan Bajo. Lettu Laut (P) Marthin dan Lettu Laut (P) Adila menerbangkan helikopter tersebut.
Dua helikopter TNI AL membawa bahan pangan dan kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bencana.
TNI AL memilih jalur udara karena sejumlah wilayah terdampak menghadapi akses transportasi yang terbatas. Helikopter memungkinkan personel membawa bantuan langsung menuju wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Misi tersebut memperlihatkan respons cepat TNI AL dalam membantu masyarakat terdampak bencana. TNI AL juga terus mengoptimalkan unsur udara untuk mendukung distribusi bantuan dan mempercepat pemulihan masyarakat di wilayah terdampak.
Dengan dukungan dua helikopter tersebut, TNI AL memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terisolir tetap memperoleh kebutuhan pokok. (***)




















