Asahan, Aksarabrita.com // Puluhan emak-emak di Asahan, Sumatera Utara, menggerebek dua ruko yang mereka duga sebagai tempat judi ketangkasan. Aksi spontan itu viral di media sosial dan membuat polisi langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan.
Dalam video yang beredar luas, puluhan emak-emak mendatangi sebuah ruko di Jalan Diponegoro, Kisaran. Mereka berteriak, memaksa masuk, dan menendang pagar besi hingga roboh. Para wanita itu menolak keberadaan praktik judi di lingkungan mereka.
Tak berhenti di sana, massa kemudian bergerak ke sebuah ruko berwarna hijau di Jalan Kartini. Sejumlah ibu-ibu dan pria mendobrak pintu masuk, lalu merusak beberapa mesin permainan di dalam gedung.
Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani menjelaskan bahwa ibu-ibu pengajian melakukan aksi spontan setelah mendengar kabar adanya aktivitas judi ketangkasan. “Kami menerima laporan sekitar pukul 14.30 WIB, Selasa, 28 Oktober 2025”. Personel langsung menuju Jalan Diponegoro dan menemukan meja ketangkasan dalam kondisi pecah di tepi jalan. Saat kami masuk ke dalam ruko, kami melihat beberapa meja lain juga sudah rusak,” ujar Revi.
Ketika polisi tiba di lokasi pertama, massa sudah bergerak ke ruko di Jalan Kartini. Mereka merobohkan pagar pembatas sebelum aparat datang. Setelah menyampaikan protes, para ibu akhirnya bubar dengan tertib.
Revi menegaskan bahwa kepolisian sedang menelusuri dua lokasi tersebut untuk memastikan ada tidaknya praktik perjudian. Ia meminta warga tidak bertindak sendiri. “Kami akan menyelidiki aktivitas di dua tempat itu. Polres Asahan berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mengimbau warga agar menyerahkan proses hukum kepada kepolisian,” tegas Revi. (***)




















