Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Sungai Penuh

Minggu, 9 November 2025 - 15:13 WIB

Pelaku Penculikan Anak Makassar Tertangkap di Sungai Penuh

Pelaku Penculikan Anak Makassar Tertangkap di Sungai Penuh

Pelaku Penculikan Anak Makassar Tertangkap di Sungai Penuh

Sungai Penuh, Aksarabrita.com // Tim gabungan Satreskrim Polres Kerinci dan Resmob Polda Jambi bersama Satreskrim Polrestabes Makassar berhasil menangkap dua pelaku penculikan anak di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, pada Jumat (7/11/2025) siang.

Penangkapan ini menuntaskan pencarian anak perempuan berusia 4 tahun asal Makassar yang hilang sejak awal November.

Tim gabungan bergerak cepat setelah mendapat informasi keberadaan pelaku di wilayah hukum Polres Kerinci. Setelah melakukan penyelidikan, polisi menemukan lokasi persembunyian mereka di sebuah penginapan dekat Masjid Raya, Kelurahan Pasar Sungai Penuh.

Sekitar pukul 13.30 WIB, petugas langsung menggerebek lokasi dan menangkap Ade Frianto Syahputra S (36) dan Mery Ana (42), keduanya warga Kabupaten Merangin, Jambi.

Baca Juga :  Wawako Azhar: Budaya Sungai Penuh Masuk Buku Pelajaran

Kasus ini berawal pada Minggu, 2 November 2025, ketika korban BR (4) bermain di Taman Pakui, Makassar. Saat orang tuanya beraktivitas di lapangan tenis, Bilqis tiba-tiba menghilang.

Orang tuanya berusaha mencari, namun tidak menemukan anaknya, dan segera melapor ke Polrestabes Makassar.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa pelaku pertama di Makassar telah menjual korban ke Yogyakarta. Dari sana, jaringan pelaku kembali memperjualbelikan korban kepada Ade Frianto dan Mery Ana di Jambi.

Dalam pemeriksaan, kedua pelaku mengaku menjual Bilqis kepada Suku Anak Dalam di Desa Mentawak, Kabupaten Merangin, dengan harga Rp80 juta.

Setelah menangkap pelaku, tim gabungan dari Makassar dan Jambi langsung menelusuri keberadaan korban di Desa Mentawak. Upaya tersebut membuahkan hasil — polisi akhirnya menemukan Bilqis dalam keadaan selamat.

Baca Juga :  Cinta Terlarang Istri Seorang Perwira Polisi di RSUP M. Djamil Padang

Korban kini berada di bawah perlindungan petugas untuk pemeriksaan dan pendampingan lebih lanjut.

Satreskrim Polrestabes Makassar bersama Polda Jambi dan Polres Kerinci terus mengembangkan penyelidikan. Polisi menduga ada jaringan perdagangan anak lintas provinsi di balik kasus ini.

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar selalu waspada dan tidak meninggalkan anak tanpa pengawasan di tempat umum.

Share :

Baca Juga

Daerah

Turut Berduka, Pj. Bupati Asraf Berikan Santunan kepada Keluarga PMI yang Meninggal di Malaysia
Pemkot Sungai Penuh menggelar rapat evaluasi penertiban pedagang di Pasar Tanjung Bajure, Kamis (2/4)

Daerah

Pemkot Sungai Penuh Evaluasi Penertiban Pasar, Pedagang Diajak Tertib Tanpa Konflik
Dinsos Merangin Klarifikasi Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Suku Anak Dalam

Daerah

Dinsos Merangin Klarifikasi Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Suku Anak Dalam

Daerah

Wako Alfin Terina Kunjungan PC PMII Kerinci-Sungai Penuh 

Batang Hari

Wali Kota Alfin Terima Penghargaan Nasional Lestarikan Bahasa Daerah

Daerah

Bikin Haru Dunia Maya, Induk Gajah Kembali ke Tempat Anak Tewas Ditabrak Truk

Daerah

Penculikan Anak SD di Marelan Tiga Pelaku Ditangkap
Beda Jersey, Bupati-Wabup Sarolangun Tetap Kompak

Daerah

Beda Jersey, Bupati-Wabup Sarolangun Tetap Kompak