Home / Religi

Rabu, 19 November 2025 - 11:05 WIB

Serangan Jantung Picu Kecelakaan Kapolsek Arjasa di Situbondo

Kapolsek Arjasa, AKP Kusmiani, meninggal dalam kecelakaan tunggal di Jalan Nasional Pantura Situbondo

Kapolsek Arjasa, AKP Kusmiani, meninggal dalam kecelakaan tunggal di Jalan Nasional Pantura Situbondo

Aksarabrita.com // Kapolsek Arjasa, AKP Kusmiani, meninggal dalam kecelakaan tunggal di Jalan Nasional Pantura Situbondo, Senin (17/11/2025), pukul 15.00 WIB. Saat pulang menuju rumahnya di Panarukan, AKP Kusmiani mengendarai mobil dinas lalu tiba-tiba kehilangan kesadaran sehingga mobilnya melaju liar dan menabrak pohon di tepi jalan.

Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Darmawan, menyampaikan duka mendalam dan menjelaskan kronologi kejadian. Ia menegaskan bahwa AKP Kusmiani sempat mengemudi normal sebelum tubuhnya melemah dan konsentrasinya hilang. Mobil dinas langsung bergerak tak terkendali dan menghantam pohon dengan keras.

Warga sekitar melihat benturan itu lalu berlarian menuju mobil korban. Mereka mengangkat AKP Kusmiani dan membawanya ke UGD RS Elisabeth Situbondo. Tim medis melakukan resusitasi jantung paru secara intensif, tetapi jantung korban tetap berhenti.

Baca Juga :  Alfin Terima Aspirasi Tokoh Pondok Tinggi, Pembangunan Jalan Segera Dimulai

Keterangan dokter menunjukkan dugaan serangan jantung sebagai pemicu hilangnya kesadaran saat mengemudi. Meski begitu, Kapolres Situbondo menggerakkan penyidik untuk tetap memeriksa saksi, memeriksa CCTV di sekitar lokasi, dan melakukan olah TKP secara lengkap. Proses itu tidak menemukan tanda-tanda sakit sebelumnya. (Fh)

Share :

Baca Juga

Daerah

Satresnarkoba Kerinci Bongkar Jaringan Ganja COD, Dua Pelaku Ditangkap

Nasioanal

Tangis Sri Mulyani Pecah, Pegawai Iringi Perpisahan Penuh Haru

Daerah

Pemprov Jambi Serahan SK PPPK Tahap II Digelar Pekan Ini

Daerah

Satresnarkoba Polres Kerinci Tangkap Pengedar Sabu

Batang Hari

Duka Mendalam, Suami Najwa Shihab Meninggal Dunia 

Batang Hari

Bibit Siklon Tropis 90S Terpantau di Barat Daya Sumatera, BMKG: Potensi Rendah dalam 72 Jam

Daerah

Dinas Perikanan dan Peternakan Sungai Penuh Amankan Anjing Liar, Masyarakat Bisa Adopsi
MENTERI Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar

Nasioanal

Cak Imin: Kepatuhan Badan Usaha terhadap JKN Kunci Penguatan UHC