Home / Hukum & Kriminal / Religi / Viral & Artis

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:28 WIB

Video Viral Bullying Siswi SMP, Ini Penjelasan Keluarga

Dugaan bullying terhadap pelajar SMPN 2 Rupit di Muratara viral di Facebook.

Dugaan bullying terhadap pelajar SMPN 2 Rupit di Muratara viral di Facebook.

Viral, Aksarabrita.com // Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan (YBH SSB) Dewan Pimpinan Cabang Musi Rawas Utara menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum dan memulihkan kondisi psikologis seorang siswi SMP korban dugaan bullying di Kabupaten Musi Rawas Utara.

Ketua YBH SSB DPC Muratara, Ifan Fachrezi, SH bersama Sekretaris Wildan Hakim, SH menyatakan bahwa mereka mendampingi keluarga korban saat melapor ke Polres Muratara

“Kami melaporkan kasus ini bersama orang tua korban pada Sabtu (6/12/2025) dengan Nomor STTL/86/XXI/2025/SPKT/Polres Muratara/Polda Sumsel,” ujar Ifan, Senin (8/12/2025).

Kasus tersebut mencuat setelah video penganiayaan terhadap AP (13) beredar luas di media sosial. NR (13), teman sebayanya yang juga pelajar SMP di wilayah Rupit, terlihat melakukan kekerasan dalam video itu.

Baca Juga :  Diduga Kebal Hukum, YI Bebas Edarkan Rokok Tanpa Cukai

Ifan menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari unggahan status WhatsApp korban yang memicu kemarahan pelaku. Keduanya kemudian saling bertengkar melalui pesan hingga korban memblokir kontak pelaku.

Pada Sabtu (6/12/2025), pelaku mendatangi rumah korban dan mengajaknya pergi. Korban merasa terancam dan lari ke rumah kerabat ibunya di Kelurahan Muara Rupit, namun pelaku tetap mengejar dan menyerangnya.

“Pelaku menjambak, menginjak, menendang, dan menyeret korban sebelum warga datang dan menghentikan aksinya,” tegas Ifan.

Ifan menegaskan bahwa YBH SSB tidak hanya mendorong penegakan hukum. Mereka juga memastikan korban mendapat pendampingan psikologis.

“Korban mengalami tekanan mental karena videonya viral. Kami memastikan ia mendapat pemulihan psikologis agar bisa bersekolah lagi dengan aman,” jelasnya.

Baca Juga :  10 Gubernur Terkaya 2026, Sherly Tjoanda Pimpin dengan Kekayaan Fantastis

Ia mengajak pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat memperkuat pencegahan kasus perundungan.

“Semua pihak harus memberi perhatian serius. Perlindungan anak menjadi tanggung jawab moral kita,” ujarnya.

Satreskrim Polres Musi Rawas Utara memastikan bahwa laporan keluarga korban sudah masuk dan penyidik mulai memprosesnya.

Kasat Reskrim Polres Muratara, Iptu Nasirin, melalui Kanit PPA Ipda Budiman, mengonfirmasi penyelidikan kasus tersebut.

“Kami menerima laporan itu dan langsung membuka penyelidikan,” kata Budiman.

Setelah video bullying tersebut memicu reaksi publik, keluarga korban bersama YBH SSB bergerak cepat. Mereka membawa kasus ini ke jalur hukum agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya dan korban memperoleh perlindungan yang layak. (Tim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dua Terduga Pelaku Penembakan 3 Personel Polisi Ditangkap

Daerah

Polres Kerinci Imbau Anak-Anak Lebih Waspada, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Daerah

Tips Efektif Mengurangi Lemak Perut Selama Bulan Puasa
Berakhir Tragis, Petugas Satpol PP Kebumen Gugur Saat Evakuasi ODGJ

Religi

Kronologid Anggota Satpol PP Tewas Saat Evakuasi ODGJ
Heboh Tumbler Hilang di KRL, KAI Angkat Suara soal Isu Pemecatan Pegawai

Viral & Artis

Heboh Tumbler Hilang di KRL, KAI Klarifikasi Pemecatan Pegawai

Hukum & Kriminal

Alasan Polisi Tangkap Direktur Lokataru Delpedro Marhaen
Truk Muatan Lele Tumpah di SPBU Klaten, Warga Langsung Serbu Lokasi

Viral & Artis

Viral! Truk Muatan Lele Tumpah di SPBU Klaten, Warga Langsung Serbu Lokasi
Skandal Kapolsek Brangsong Kepincut Janda Gemoy

Hukum & Kriminal

Skandal Kapolsek Brangsong, Kepincut Janda Gemoy