Penuhi Syarat atau Tidak, Honorer R4 Belum Bisa Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu Tanpa Usulan Instansi

Batas Usulan PPPK Paruh Waktu Hanya Sampai 20 Agustus 2025, PPK Diminta Segera Bertindak

Batas Usulan PPPK Paruh Waktu Hanya Sampai 20 Agustus 2025, PPK Diminta Segera Bertindak

Aksarabrita.com // Tenaga honorer kategori R4 (non-database BKN) kini memiliki peluang untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Namun, peluang ini belum dapat direalisasikan secara otomatis meskipun honorer telah memenuhi syarat administratif. Kunci pengangkatan sepenuhnya berada di tangan instansi masing-masing.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa pengangkatan honorer R4 harus melalui pengajuan usulan dari instansi daerah. “Kalau mau diparuh waktukan, mintakan NIP ke BKN,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa tanpa usulan formasi dan permintaan Nomor Induk Pegawai (NIP) dari instansi, proses pengangkatan tidak bisa dilakukan.

Berdasarkan Keputusan MenPANRB Nomor 16 Tahun 2025, jalur khusus PPPK paruh waktu memang dibuka untuk honorer non-ASN, termasuk honorer R4. Meski demikian, Zudan mengingatkan bahwa instansi daerah harus aktif mengajukan formasi dan menyiapkan administrasi agar honorer R4 dapat diangkat.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Kerinci Tangkap Pemuda di Sungai Ning

Selain usulan instansi, honorer R4 juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif, antara lain:

  1. Masih aktif bekerja dan telah tercatat bekerja sejak 31 Desember 2021.
  2. Usia maksimal 56 tahun sesuai ketentuan.
  3. Pendidikan minimal D3 atau S1 sesuai jabatan yang dibutuhkan.
  4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75.
  5. Tidak sedang menjalani pensiun atau diberhentikan dengan tidak hormat.

Meski jalur ini tidak mengharuskan tes seleksi, verifikasi syarat administratif tetap dilakukan secara ketat oleh instansi pengusul.

Bagi tenaga honorer R4, langkah utama adalah memastikan seluruh persyaratan terpenuhi dan aktif berkoordinasi dengan instansi tempat bekerja. Pemerintah daerah yang proaktif akan lebih cepat mengajukan usulan formasi ke BKN, sehingga peluang pengangkatan menjadi PPPK paruh waktu lebih terbuka.

Baca Juga :  Tragis! Wanita Hamil Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kamar Hotel

Dengan demikian, keberhasilan honorer R4 untuk diangkat tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan syarat individu, tetapi juga kesiapan dan keputusan instansi dalam memproses usulan ke BKN.

Share :

Baca Juga

Prabowo Ancam Ambil Alih Penanganan Sampah di Bali

Nasioanal

Prabowo Ancam Ambil Alih Penanganan Sampah di Bali

Daerah

SSCASN BKN Belum Diperbarui, Ribuan Honorer PPPK Paruh Waktu Resah Isi DRH
Prabowo Luncurkan Program Indonesia Cerdas, 1.337 Sekolah Mulai Gunakan Panel Interaktif

Nasioanal

Indonesia Cerdas Resmi Diluncurkan,1.337 Sekolah Sudah Aktif
Bupati Muaro Jambi Dukung Penguatan Peran NU di Sekernan

Daerah

Bupati Muaro Jambi Dukung Penguatan Peran NU di Sekernan
Ketua TP PKK Sri Kartini Alfin meninjau pelaksanaan pasar murah di Kota Sungai Penuh, Selasa (24/2/2026).

Daerah

Pasar Murah Diserbu Warga! Sri Kartini Alfin Pastikan Harga Sembako Terjangkau

Daerah

Sidak Komisi III DPRD Kota Sungai Penuh ke Jalan Depan Gedung Nsional

Batang Hari

Polemik Wisuda Sekolah, Ini Kata Mendikdasmen

Game

Sapi Kurban 846 Kg dari Presiden Prabowo, Diserahkan Langsung oleh Wako dan Wawako ke Masyarakat