Home / Nasioanal / Religi

Rabu, 24 September 2025 - 10:41 WIB

Purbaya Beberkan APBN 2026: Kesejahteraan Pendidik Naik dan Akselerasi 80 Ribu Koperasi Merah Putih

Menkeu Purbaya Tetapkan Rencana Redenominasi: Rp1.000 Jadi Rp1

Menkeu Purbaya Tetapkan Rencana Redenominasi: Rp1.000 Jadi Rp1

BERITA NASIONAL// Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan arah kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-5 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, Selasa (23/9/2025).

Purbaya yang hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto menegaskan APBN 2026 akan mempercepat perputaran ekonomi nasional, menggerakkan sektor riil, serta menjaga daya beli masyarakat.

“Dengan begitu, kita bisa mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan,” ujarnya dalam rapat dan menyiarkan langsung pernyataannya lewat kanal YouTube DPR RI.

Delapan Agenda Prioritas APBN 2026

1. Ketahanan Pangan – Pemerintah mengalokasikan Rp 164,7 triliun untuk swasembada pangan, stabilisasi harga, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

2. Ketahanan Energi – Pemerintah menyiapkan Rp 402,4 triliun untuk meningkatkan lifting migas, mempercepat transisi energi, dan menstabilkan harga energi.

Baca Juga :  Monadi Tanam Bersama dan Serahkan Bantuan Alsintan

3. Makan Bergizi Gratis (MBG) – Pemerintah menganggarkan Rp 335 triliun untuk memenuhi gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita, sekaligus memberdayakan UMKM lokal.

4. Pendidikan Bermutu – Pemerintah menggelontorkan Rp 769,1 triliun untuk PIP, KIP-K, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, beasiswa, BOS, PAUD, perguruan tinggi, serta meningkatkan kesejahteraan guru, dosen, dan tenaga pendidik.

5. Kesehatan Berkualitas – Pemerintah menyiapkan Rp 244 triliun untuk program JKN, Cek Kesehatan Gratis, dan merevitalisasi rumah sakit.

6. Pembangunan Desa, Koperasi, dan UMKM – Pemerintah menghadirkan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) serta mempermudah akses sembako, logistik, pupuk, dan layanan keuangan.

7. Pertahanan Semesta – Pemerintah memperkuat pertahanan dengan memodernisasi alutsista, memberdayakan industri strategis nasional, dan meningkatkan kesejahteraan prajurit.

Baca Juga :  Rakor Bersama Mentan, Wako Alfin Usulkan Normalisasi Sungai Batang Marao dan Pembangunan BBI

8. Akselerasi Investasi dan Perdagangan – Pemerintah mendorong investasi produktif, memperkuat rantai pasok global, dan menggerakkan swasta sebagai motor ekonomi.

Selain agenda prioritas, pemerintah menyiapkan Rp 508,2 triliun untuk perlindungan sosial. Dana ini mendukung program Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan bersinergi dengan program lain untuk memutus rantai kemiskinan.

“Perlindungan sosial menjadi pondasi agar seluruh agenda prioritas berjalan efektif,” tegas Purbaya.

Ia menambahkan APBN 2026 tetap fleksibel agar cepat merespons dinamika global dan berbagai guncangan ekonomi.

Share :

Baca Juga

Mobil Ayla Terbakar Saat Isi Pertalite di SPBU Punti Luhur Muara Bungo

Daerah

Mobil Ayla Terbakar Saat Mengisi BBM, Pemilik Alami Luka Bakar
Gugurnya Tiga Personel Polri Saat Gerebek Bandar Narkoba

Hukum & Kriminal

Gugurnya Tiga Personel Polri Saat Gerebek Bandar Narkoba
Presiden Prabowo Sambut Presiden Brasil Lula da Silva, Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis

Nasioanal

Dari Jakarta ke Brasilia: Persahabatan Dua Presiden Kian Erat
Skuad Garuda Muda siap tempur menghadapi Filipina di SEA Games 2025

Kesehatan & Olahraga

Susunan Skuad Timnas Indonesia U-23 Lawan Filipina Malam Ini

Batang Hari

Final Indonesia U23 Vs Vietnam U23 di SUGBK, Nanti Malam

Kesehatan & Olahraga

Dikha, Penari Cilik Pacu Jalur Kuansing Diberi Beasiswa oleh Fadli Zon

Daerah

Apakah PPPK Paruh Waktu Termasuk ASN? Cek Aturan 
Prabowo Resmi Lantik Dubes RI dan Anggota Komisi Yudisial (Dok.Setkab RI)

Nasioanal

Prabowo Resmi Lantik Dubes RI dan Anggota Komisi Yudisial