Home / Hukum & Kriminal / Viral & Artis

Selasa, 30 September 2025 - 07:54 WIB

Kejanggalan Rekonstruksi Tewasnya Brigadir Esco Polisi 

Rekonstruksi kematian Brigadir Esco. @Lombokpost

Rekonstruksi kematian Brigadir Esco. @Lombokpost

BERITA LOMBOK BARAT // Polisi semakin menguatkan dugaan terhadap Briptu Rizka dalam kasus kematian suaminya, Brigadir Esco. Rekonstruksi yang berlangsung di Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Senin (29/9/2025), menyingkap banyak kejanggalan.

Pengacara keluarga Esco, Lalu Anton Hariawan, mengatakan saksi pertama menemukan jenazah tidak jauh dari rumah Rizka. Saat saksi memberi tahu, Rizka hanya menjawab singkat dengan kata “oh” tanpa menunjukkan rasa kaget.

“Ketika saksi menyampaikan ada mayat, Rizka hanya bilang ‘oh’,” ujar Anton.

Penyidik langsung menanyakan alasan Rizka tidak kaget mendengar kabar itu. Rizka menjawab bahwa ia mengira jenazah tersebut bukan suaminya. “Saya biasa saja, saya kira itu bukan suami saya,” kata Anton menirukan jawaban Rizka.

Baca Juga :  Datang Melamar, Pria Asal Riau Malah Gagal Bertemu Kekasih

Polisi menggelar dua kali rekonstruksi. Versi pertama mengikuti keterangan Rizka, sementara versi kedua mengikuti hasil penyelidikan polisi. Rekonstruksi versi polisi mencatat sekitar 50 adegan.

Anton menjelaskan, banyak saksi dalam rekonstruksi pertama memberikan keterangan yang tidak sinkron. Perbedaan muncul soal siapa yang mencium bau bangkai, jenis pakaian yang dikenakan korban, hingga waktu penemuan mayat.

“Banyak keterangan saksi yang saling bertentangan. Karena itu polisi mengulang rekonstruksi dengan versi penyidik,” jelas Anton.

Polisi kini memperkuat bukti yang mengarah kepada Briptu Rizka. Mereka menilai Rizka berperan besar dalam kasus kematian Brigadir Esco.

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Polda Jambi Ungkap 116 Kasus Narkoba, 247 Tersangka Diamankan dalam Operasi Antik Siginjai 2025

Daerah

Kota Sungai Penuh Berangkatkan 91 Jamaah Haji Termasuk 10 dari Cadangan
Daftar Pekerjaan Terancam Dikuasai AI pada 2025

Nasioanal

Daftar Pekerjaan Terancam Dikuasai AI pada 2025

Hukum & Kriminal

Sadis! Kakak Bunuh Adik Kandung Demi Rp500 Ribu untuk Sabu

Batang Hari

Harapan Pupus, Pencarian Wira di Hutan RKE Resmi Dihentikan Setelah 10 Hari
Massa Datangi Kantor Hotman Paris, Soroti Ucapannya

Hukum & Kriminal

Massa Datangi Kantor Hotman Paris, Soroti Ucapannya
Gus Ipul menjenguk para korban ledakan SMAN 72 Jakarta Utara

Hukum & Kriminal

Menteri Sosial Pastikan Pemerintah Tanggung Biaya Perawatan Korban Ledakan SMAN 72
Ilustrasi Gambar

Hukum & Kriminal

10 Terdakwa Korupsi PJU Kerinci Divonis, Rp 2,7 Miliar