Home / Nasioanal

Selasa, 25 November 2025 - 13:43 WIB

Kuku Berubah Bentuk? Ketahui 9 Indikasi Penyakit Berbahaya

Jenis Kuku Berubah Warna

Jenis Kuku Berubah Warna

Kesehatan, Aksarabrita.com // Kuku memegang peranan penting dalam menunjang penampilan, terutama bagi wanita. Tidak heran banyak wanita gemar mengecat kuku dengan berbagai warna. Namun, kuku bukan hanya soal estetika—kondisi dan pertumbuhan kuku juga bisa memberi petunjuk mengenai kesehatan tubuh. Kuku yang sehat umumnya tumbuh sekitar 3,5 mm per bulan, dipengaruhi oleh nutrisi, obat-obatan, trauma, penyakit, dan proses penuaan.

Berikut 9 tanda perubahan kuku yang berkaitan dengan indikasi penyakit serius dan perlu kamu waspadai:

1. Kuku Kuning

Penuaan, penggunaan kuteks berlebihan, dan kebiasaan merokok bisa membuat kuku menguning. Jika kuku menebal, rapuh, dan tampak kuning, infeksi jamur kemungkinan menjadi penyebab utamanya. Kondisi ini juga bisa menandai penyakit tiroid, diabetes, psoriasis, atau gangguan pernapasan seperti bronkitis kronis dan sinusitis.

2. Kuku Kering, Pecah-Pecah, atau Rapuh

Hipotiroidisme dapat menyebabkan kuku mudah kering dan rapuh. Namun keadaan ini juga sering muncul pada orang yang rutin berenang, memakai aseton, atau tinggal di lingkungan yang terlalu kering. Kekurangan vitamin A, B, dan C turut memperparah kondisi kuku. Paparan bahan kimia dalam deterjen dan sabun cuci piring juga membuat kuku melemah. Kamu bisa mengatasinya dengan krim pelembab yang mengandung hyaluronic acid, glycerine, atau shea butter. Mengonsumsi biotin juga membantu pertumbuhan kuku agar lebih sehat.

Baca Juga :  Santri Tebo Harus Jadi Generasi Qur’ani yang Berprestasi

3. Clubbing

Kuku clubbing muncul ketika jaringan di bawah kuku menebal dan ujung jari membulat. Kondisi bawaan ini sebenarnya tidak berbahaya. Namun jika perubahan bentuk kuku terjadi secara tiba-tiba, tubuh bisa saja mengalami kekurangan oksigen. Clubbing sering berkaitan dengan penyakit paru-paru, sirosis, kanker, gangguan hati, jantung, ginjal, dan AIDS.

4. Garis Putih Horizontal

Meel’s lines (garis putih horizontal pada kuku) dapat menandai keracunan arsenik, penyakit Hodgkin, malaria, kusta, atau keracunan karbon monoksida. Garis ini juga bisa muncul setelah tubuh mengalami demam tinggi akibat pneumonia atau scarlet fever karena tubuh memprioritaskan pemulihan dan menghentikan sementara pertumbuhan kuku.

5. Kuku Sendok (Koilonychia)

Kuku yang cekung seperti sendok sering muncul pada penderita anemia defisiensi zat besi, hemokromatosis, lupus, penyakit jantung, fenomena Raynaud, atau hipotiroidisme.

6. Kuku Berlubang atau Berlekuk

Lubang-lubang kecil atau lekukan tidak rata pada permukaan kuku bisa menjadi tanda psoriasis, eksim, alopecia areata, atau artritis reaktif.

7. Kuku Menghitam

Trauma atau cedera biasanya menyebabkan darah mengumpul di bawah kuku dan membuatnya menghitam. Namun jika warna hitam muncul di permukaan kuku disertai rasa nyeri, kemungkinan besar kamu sedang mengalami melanoma, jenis kanker kulit paling mematikan. Melanoma subungual biasanya hanya menyerang satu kuku dan membuat garis hitam semakin lebar serta memengaruhi kulit di sekitar kuku.

Baca Juga :  Gubernur Ajukan Ulang Permohonan Lahan untuk TPA Regional Kerinci Sungai Penuh

8. Kuku Putih dan Kecoklatan

Kombinasi warna putih dan coklat pada kuku sering muncul pada penderita gagal ginjal. Teori medis menyebutkan bahwa perubahan kimia darah mendorong pelepasan melanin ke dasar kuku atau meningkatkan jumlah pembuluh darah kecil pada kuku. Kondisi serupa juga terjadi pada penderita AIDS dan pasien kanker yang menjalani kemoterapi.

9. Kuku Putih

Terry’s nail (kuku berwarna putih dengan ujung kemerahan atau gelap) sering berkaitan dengan sirosis hati, gagal jantung, diabetes, anemia defisiensi zat besi, hipertiroid, reaksi kemoterapi, atau malnutrisi.

Jika kamu melihat perubahan mencolok pada kuku—baik warna, bentuk, ketebalan, maupun pembengkakan—segera konsultasikan dengan dokter. Sebagian perubahan mungkin tidak berbahaya dan dapat hilang sendiri, tetapi sebagian lainnya bisa menandai kondisi kesehatan serius yang perlu ditangani sejak dini.

Share :

Baca Juga

PPPK Paruh Waktu dipastikan tidak menerima THR 2026

Nasioanal

Kecewa! PPPK Paruh Waktu Dipastikan Tak Terima THR 2026
Tangis Timnas Indonesia Pecah Usai Kalah dari Iraq

Kesehatan & Olahraga

Tangis Timnas Indonesia Pecah Usai Kalah dari Iraq 
Panglima TNI Sinergikan Pemda Percepatan Pembangunan

Nasioanal

Panglima TNI Sinergikan Pemda Percepatan Pembangunan

Nasioanal

Suarat Edaran KemenPANRB, Peluang PPPK Paruh Waktu Ditutup
Ilustrasi gambar PPPK Paruh Waktu

Daerah

Dari Mana Sumber Gaji PPPK Paruh Waktu, Cek Disini

Batang Hari

Mobil Patroli Polsek Hu’u Tabrak 8 Motor dan Konter HP,  Motif Dalam Penyelidikan
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana di Aceh

Nasioanal

Rapat Penanganan Bencana di Aceh Dipimpin Presiden
Prabowo Ancam Ambil Alih Penanganan Sampah di Bali

Nasioanal

Prabowo Ancam Ambil Alih Penanganan Sampah di Bali