Home / Daerah / Sungai Penuh

Selasa, 1 September 2026 - 12:06 WIB

Kuota PTSL Dipersoalkan, Warga Pertanyakan Kinerja Kantor Pertanahan Sungai Penuh

Kuota PTSL Dipersoalkan, Warga Pertanyakan Kinerja Kantor Pertanahan Sungai Penuh

Kuota PTSL Dipersoalkan, Warga Pertanyakan Kinerja Kantor Pertanahan Sungai Penuh

SUNGAI PENUH – Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) melalui Kantor Pertanahan Kota Sungai Penuh menuai pertanyaan dari warga. Sejumlah peserta mengaku kecewa karena berkas yang mereka serahkan sejak sekitar tiga bulan lalu belum mendapat kepastian, sementara petugas menyebut kuota tahun ini sudah penuh.

Salah seorang peserta, Desi, mengatakan dirinya telah menyerahkan bahan atau dokumen PTSL sekitar tiga bulan lalu. Saat itu, petugas menyampaikan bahwa proses selanjutnya tinggal menunggu pengukuran.

Namun, ketika kembali menanyakan perkembangan berkas, Desi mendapat jawaban berbeda. Petugas disebut menyampaikan bahwa kuota PTSL tahun ini sudah penuh.

“Awalnya kami sudah memasukkan bahan dari tiga bulan yang lalu. Ketika ditanya, kami disuruh menunggu pengukuran. Tapi saat kami tanyakan lagi, jawabannya kuota sudah penuh,” ujar Desi.

Jawaban tersebut membuat Desi mempertanyakan status berkas yang telah diserahkan. Terlebih, ia mengaku sudah memasukkan bahan lebih awal dan berharap prosesnya berjalan sesuai tahapan.

Baca Juga :  Wako Alfin Lepas 128 Jamaah Calon Haji Kota Sungai Penuh

Ia juga menyayangkan ketika petugas menyarankan agar dirinya menunggu hingga tahun depan.

“Katanya kuota sudah penuh, jadi tunggu tahun depan. Padahal kami merasa sudah lebih awal memasukkan bahan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, kuota PTSL Kota Sungai Penuh tahun ini mencapai sekitar 200 peserta. Jumlah tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penentuan peserta.

Warga ingin mengetahui bagaimana Kantor Pertanahan menentukan peserta yang masuk kuota, apakah berdasarkan urutan penyerahan berkas, kelengkapan dokumen, hasil verifikasi, atau mekanisme lainnya.

Persoalan ini juga menimbulkan dugaan di tengah warga mengenai kemungkinan adanya praktik tidak sehat dalam proses penentuan peserta, termasuk dugaan nepotisme maupun uang pelicin.

Namun, dugaan tersebut belum terbukti dan belum mendapatkan penjelasan resmi dari pihak Kantor Pertanahan Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Perampokan Berdarah, Pelaku Diduga Mantan Menantu

Karena itu, warga meminta adanya transparansi mengenai proses pendaftaran, verifikasi berkas, penentuan peserta, serta penggunaan kuota PTSL. Penjelasan terbuka dinilai penting agar masyarakat mengetahui dasar penetapan peserta dan tidak muncul prasangka dalam pelaksanaan program tersebut.

PTSL merupakan program nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mempercepat pendaftaran dan sertifikasi bidang tanah masyarakat secara sistematis.

Sebelumnya, media telah menghubungi Kepala Kantor Pertanahan Kota Sungai Penuh, Firdaus, melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi mengenai persoalan tersebut. Namun, hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi belum mendapat tanggapan.

Warga berharap Kantor Pertanahan Kota Sungai Penuh segera memberikan penjelasan mengenai status berkas mereka serta mekanisme penentuan kuota PTSL tahun ini. (Tim)

Share :

Baca Juga

Antusias! Warga Koto Baru Melemang Menyambut Kenduri Sko

Daerah

Antusias! Warga Koto Baru Melemang Menyambut Kenduri Sko
Bupati Sarolangun Laksanakan Shalat Jenazah H. A. Bakri HM di Jambi

Daerah

Duka Jambi, Bupati Sarolangun Shalat Jenazah H. A. Bakri HM
TKA SMP 2026 Digelar, Bupati Tanjab Barat Soroti Fasilitas Sekolah

Daerah

TKA SMP 2026 Digelar, Bupati Tanjab Barat Soroti Fasilitas Sekolah
Sumber: BPS Sungai Penuh

Daerah

Kesempatan Kerja! BPS Sungai Penuh Buka Lowongan

Daerah

Pj. Bupati Asraf Sampaikan Rencana Pemekaran Kerinci Hilir saat Gelar Safari Ramadhan di Masjid Al Falah Dusun Baru Lempur

Daerah

Danrem 042/Gapu Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke-120 di wilayah Kabupaten Kerinci

Daerah

Kesempatan Emas! Pendaftaran Pendamping Desa 2025 Sudah Dibuka

Batang Hari

Cinta Terlarang Istri Seorang Perwira Polisi di RSUP M. Djamil Padang