MUARO JAMBI, Aksarabrita.com – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat kerukunan, toleransi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) melalui program Kampung Rukun, Empati, Damai, dan Aman (REDAM). Program ini mendorong masyarakat membangun lingkungan yang harmonis, inklusif, serta mengedepankan penyelesaian masalah secara damai.
Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, membuka secara resmi kegiatan Pembentukan dan Pemantauan Kampung REDAM di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM RI Provinsi Jambi, Forkopimda Muaro Jambi, Sekretaris Daerah, perwakilan Kementerian Agama, MUI, Lembaga Adat Melayu (LAM), FKUB, Camat Kumpeh Ulu, Kepala Desa Pudak, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Junaidi H. Mahir menyampaikan apresiasi kepada Kanwil Kementerian HAM RI Provinsi Jambi atas sinergi dan inisiatif dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.
Menurut Junaidi, Kampung REDAM tidak hanya berfokus pada program pemerintahan, tetapi juga mengajak masyarakat membangun budaya toleransi, kepedulian, dan perdamaian dalam kehidupan sehari-hari.
“Kampung REDAM merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun, aman, damai, dan menghargai keberagaman. REDAM bukan sekadar program kerja, melainkan sebuah gerakan bersama yang tumbuh dari masyarakat,” ujar Junaidi.
Dia secara khusus mendorong Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, agar menjadi contoh penerapan kehidupan masyarakat yang inklusif, damai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai HAM.
Junaidi menegaskan bahwa keberhasilan program Kampung REDAM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan warga perlu membangun kebiasaan bermusyawarah serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
“Keberhasilan Kampung REDAM tidak hanya ditentukan oleh pemerintah atau tokoh masyarakat, melainkan oleh partisipasi aktif seluruh warga dalam membiasakan musyawarah dan kepedulian sehari-hari,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Junaidi H. Mahir secara resmi membuka kegiatan Pembentukan dan Pemantauan Kampung REDAM Wilayah Kabupaten Muaro Jambi dengan mengucapkan bismillah. Para tamu undangan menyambut pembukaan kegiatan tersebut dengan antusias. (***)

















