Home / Nasioanal / Viral & Artis

Senin, 14 Juli 2025 - 11:26 WIB

Pemutaran Suara Tidak Pantas di Toa GBK, Ini Penjelasan Resminya

Pemutaran Suara Tidak Pantas di Toa GBK, Ini Penjelasan Resminya, Instagram @love_gbk

Pemutaran Suara Tidak Pantas di Toa GBK, Ini Penjelasan Resminya, Instagram @love_gbk

Aksarabrita.com, Jakarta, 13 Juli 2025 — Pengelola Gelora Bung Karno (GBK) menyampaikan permohonan maaf resmi atas kejadian pemutaran suara tidak pantas di area publik GBK yang sempat menghebohkan warganet.

Sebuah konten audio tidak senonoh terdengar melalui pengeras suara di kawasan publik GBK. Suara tersebut dianggap tidak layak untuk diputar di ruang terbuka yang biasa digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga.

Pihak GBK menyatakan bahwa insiden ini terjadi akibat kelalaian petugas yang menyiapkan playlist dari platform musik berbayar tanpa melakukan pengecekan menyeluruh.

Menurut hasil evaluasi internal GBK, aplikasi pemutar musik secara otomatis memutar konten lain setelah playlist resmi berakhir. Konten yang muncul bukan berasal dari daftar kurasi resmi GBK.

Baca Juga :  DVI Polri Temukan Identitas Pramugari Korban Pesawat ATR

GBK telah melakukan klarifikasi dan berjanji akan memperketat sistem pengecekan playlist, serta menghindari pemutaran konten dari sumber yang tidak dikurasi. Mereka juga menegaskan komitmennya untuk menjaga GBK sebagai ruang publik yang aman, nyaman, dan layak untuk semua kalangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan akan terus berupaya menjaga GBK sebagai ruang publik yang aman dan nyaman,” tulis akun @love_gbk pada 13 Juli 2025.

Share :

Baca Juga

Monadi Perkuat Kapasitas Kepemimpinan di Lemhannas

Daerah

Monadi Perkuat Kapasitas Kepemimpinan di Lemhannas
Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Hendry Novika Chandra. Foto Liputan6.com

Hukum & Kriminal

Bripda Torino Tobo Dara Aniaya Dua Siswa SPN, Polda NTT Jatuhkan PTDH
Prabowo Perintahkan Percepatan Bencana Aceh–Sumut–Sumbar

Nasioanal

Prabowo Perintahkan Percepatan, Bencana Aceh–Sumut–Sumbar

Nasioanal

Sanae Takaichi Jadi Perempuan Pertama Pimpin Partai Berkuasa di Jepang
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh

Nasioanal

Bagaimana Kelanjutan PPPK Paruh Waktu? Ini Penjelasannya!
Epy Kusnandar

Nasioanal

Aktor Senior Preman Pensiun Dikabarkan Meninggal Dunia

Batang Hari

MenPAN-RB: Daerah yang Tak Kirim Usulan PPPK Paruh Waktu 2025 Akan Tertinggal

Hukum & Kriminal

Hotman Paris Buka Suara soal Pencekalan Nadiem Makarim ke Luar Negeri