Home / Daerah / Tanjung Jabung Barat

Senin, 6 Juli 2026 - 19:59 WIB

Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara Perkuat Kesehatan Tanjab Barat

Bupati Anwar Sadat Luncurkan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara

Bupati Anwar Sadat Luncurkan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara

TANJAB BARAT, Aksarabrita.com – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., terus memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat. Komitmen itu kembali terlihat saat ia meluncurkan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Percontohan Cempaka II di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Senin (6/7).

Bupati hadir bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H. Sejumlah unsur Forkopimcam Betara, kepala OPD, tenaga kesehatan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta warga Desa Pematang Lumut ikut menyaksikan peluncuran tersebut.

Dalam sambutannya, Anwar Sadat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang membangun kolaborasi hingga Posyandu Cempaka II mampu menjadi Posyandu 6 SPM Percontohan di Kecamatan Betara. Menurutnya, Posyandu menjadi garda terdepan yang menghadirkan pelayanan dasar secara langsung kepada masyarakat.

Anwar Sadat menegaskan bahwa kesehatan menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia. Menurutnya, masyarakat membutuhkan tubuh yang sehat untuk belajar, bekerja, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Baca Juga :  Kisah Haru Vidi Aldiano, Pejuang Kanker Hingga Tutup Usia di 35 Tahun

“Kesehatan merupakan kebutuhan paling mendasar. Tidak ada artinya memiliki banyak harta apabila kondisi kesehatan tidak terjaga. Karena itu, Posyandu memegang peran yang sangat penting dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Anwar Sadat menjelaskan, Posyandu kini mengemban peran yang jauh lebih luas. Posyandu tidak hanya melayani ibu hamil, bayi, dan balita, tetapi juga menghadirkan enam bidang Standar Pelayanan Minimal yang meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga pelayanan sosial.

Melalui konsep tersebut, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan, edukasi, pendampingan, serta berbagai pelayanan dasar dalam satu tempat. Langkah itu sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah hingga ke tingkat desa.

Baca Juga :  Prabowo Akan Resmikan Koperasi Merah Putih 12 Juli, 78 Ribu Desa Sudah Siap

Fadhilah Sadat mengungkapkan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini memiliki 276 Posyandu. Sebanyak 233 Posyandu telah menjalankan transformasi menuju Posyandu 6 SPM. Hingga kini, Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki dua Posyandu 6 SPM Percontohan, yakni di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara. Ia berharap Posyandu Cempaka II mampu menjadi inspirasi bagi Posyandu lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan, administrasi, inovasi, dan partisipasi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga menyerahkan bantuan kepada balita yang mengalami stunting dan underweight, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta para lanjut usia. Bantuan tersebut memperlihatkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus menghadirkan pelayanan dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (***)

Share :

Baca Juga

Hj. Hesti Haris Kolaborasi dengan TVRI

Batang Hari

Kriya Jambi Siap Go Internasional, Hj. Hesti Haris Gandeng TVRI
Padang Jadi Proyek Percontohan Digital Bansos Nasional

Daerah

Padang Jadi Proyek Percontohan Digital Bansos Nasional, Disdukcapil Siapkan 1.750 Agen Pendamping
Tiga Pengurus Baru Siap Menggerakkan Program PKK dan Posyandu

Daerah

Ketua TP PKK Tanjab Barat Lantik Tiga Pengurus Baru
Rawa Medang Jadi Percontohan Pertanian Modern di Jambi

Daerah

Rawa Medang Jadi Percontohan Pertanian Modern di Jambi

Daerah

Antisipasi Dampak Kenaikan Harga, Pj Bupati Asraf Pantau Longsor di KM 18 Puncak
Polres Batanghari Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2025

Batang Hari

Polres Batanghari Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2025

Daerah

Diskominfo Kerinci Perkuat JDIH Melalui Asistensi Kemenkumham Jambi
Literasi Digital Jadi Benteng Lawan IRET

Daerah

Literasi Digital Jadi Benteng Lawan IRET