Home / Daerah / Tanjung Jabung Barat

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:20 WIB

Rawa Medang Jadi Percontohan Pertanian Modern di Jambi

Rawa Medang Jadi Percontohan Pertanian Modern di Jambi

Rawa Medang Jadi Percontohan Pertanian Modern di Jambi

Tanjab Barat, Aksarabrita.com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memulai Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) dengan menggelar tanam perdana padi di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Rabu (10/6/2026).

Mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanjab Barat, Ir. H. Firdaus Khatab, M.M., hadir bersama petani dan sejumlah pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut.

Firdaus Khatab mengatakan Tanjab Barat memiliki peran penting sebagai daerah penyangga pangan di Provinsi Jambi. Pada 2025, produksi padi daerah ini mencapai 39.263 ton dengan produktivitas rata-rata 4,579 ton per hektare. Luas lahan baku sawah di Tanjab Barat juga mencapai 6.220 hektare.

Menurutnya, Kecamatan Batang Asam memiliki potensi besar untuk pengembangan pertanian modern karena didukung jaringan irigasi teknis. Dari sekitar 1.016 hektare lahan sawah yang tersebar di lima desa, Desa Rawa Medang memiliki areal persawahan sekitar 470 hektare.

Baca Juga :  Tak Hanya Bahan Masakan, Ini Manfaat Jantung Pisang untuk Kesehatan

Program PM-AAS menjadi salah satu upaya Kementerian Pertanian untuk mempercepat modernisasi pertanian nasional. Sebelum tanam perdana, petani telah mengembangkan demplot seluas 2 hektare. Pada tahap awal program, petani melakukan penanaman padi di lahan seluas 100 hektare.

Melalui program ini, petani menerima bantuan pengolahan lahan, benih unggul, pupuk, dolomit, dan sarana produksi lainnya untuk meningkatkan hasil panen serta efisiensi usaha tani.

Direktur Wilayah BRMP Jambi, Yunimar, S.Si., M.Si., menjelaskan PM-AAS mengedepankan teknologi dan inovasi pertanian modern, termasuk sistem tanam benih langsung (Tabela). Ia optimistis program tersebut mampu meningkatkan produktivitas padi hingga 10 ton per hektare.

“Keberhasilan program membutuhkan kolaborasi pemerintah, penyuluh, brigade pangan, dan petani agar pertanian semakin maju dan berkelanjutan,” katanya.

Baca Juga :  Gembira! Kemenag Naikkan Tunjangan Guru dan Sertifikasi Dosen

Kegiatan berlanjut dengan diskusi antara pemerintah daerah, BRMP Jambi, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Seluruh peserta sepakat memperkuat sinergi untuk menyukseskan PM-AAS di Kecamatan Batang Asam.

Tanam perdana padi kemudian menjadi penanda dimulainya Program PM-AAS di Desa Rawa Medang. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap program ini dapat meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kesejahteraan petani. (Tim)

Share :

Baca Juga

Diskominfosta Sungai Penuh, aksi sosial 3S, stunting Sungai Penuh, penurunan stunting, TP PKK Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, inovasi stunting Jambi, Pemkot Sungai Penuh, kegiatan OPD, program kesehatan masyarakat

Daerah

Diskominfosta Giat Rutin 3 S, Perkuat Upaya Penurunan Stunting

Batang Hari

CEK DI SINI Link bsu.kemnaker.go.id Penerima BSU Juli

Daerah

Bupati Adirozal Buka Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Tahun 2023

Daerah

Bupati Merangin Terima Sertifikat dari Menteri ATR/BPN

Daerah

Ketua DPRD Sungai Penuh Hadiri Musrenbang Kecamatan Koto Baru

Batang Hari

MenPAN-RB Tegaskan Pengangkatan Honorer Jadi PPPK Harus Tuntas Oktober 2025

Daerah

Pimpin Upacara HUT RI Ke-79, Pj. Bupati Asraf Apresiasi Kesuksesan Paskibraka Kabupaten Kerinci

Batang Hari

Presiden Prabowo Cium Bendera Merah Putih Sebelum Dikibarkan pada Upacara HUT ke-80 RI