Jakarta, Aksarabrita.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka mendalam dengan menyalami keluarga tiga prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Momen haru itu terjadi usai prosesi pelepasan jenazah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).
Presiden Prabowo tampak didampingi Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Keduanya langsung menghampiri keluarga yang ditinggalkan, memberikan penghormatan terakhir kepada para prajurit.
Tiga jenazah prajurit Satgas Yonmek XXIII-S UNIFIL tersebut tiba di Indonesia sekitar pukul 18.00 WIB. Peti jenazah berwarna putih yang dibalut Bendera Merah Putih dibawa oleh sejumlah personel TNI dalam suasana khidmat.
Prosesi berlangsung penuh haru di tengah gerimis yang mengguyur kawasan bandara. Setelah itu, peti jenazah ditempatkan ke dalam mobil jenazah yang telah disiapkan.
Selanjutnya, jenazah akan diterbangkan ke daerah asal masing-masing, yakni Bandung dan Yogyakarta, pada pukul 21.00 WIB. Proses pemulangan menggunakan pesawat TNI AU jenis CN-295 dan C-130J.
Sebelumnya, ketiga prajurit tersebut gugur dalam serangan di Lebanon Selatan pada 29–30 Maret 2026 saat menjalankan misi perdamaian di bawah naungan PBB (UNIFIL).
Sebagai bentuk penghormatan, mereka dianugerahi medali kehormatan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Angkatan Bersenjata Lebanon. Penghargaan anumerta itu diberikan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjaga perdamaian dunia.
Adapun tiga prajurit yang gugur yakni:
Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar
Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon (28)
Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan (26)




















